denting.id – Jagat media sosial kembali dihebohkan kabar mengejutkan tentang Khairun Nissa, wanita asal Sumatera Selatan yang sebelumnya viral karena menyamar sebagai pramugari. Kali ini, beredar klaim bahwa Nissa telah resmi diterima sebagai pramugari Garuda Indonesia. Namun, benarkah informasi tersebut?
Narasi tersebut ramai beredar di Facebook dan platform media sosial lainnya. Dalam unggahan yang viral, disebutkan bahwa Khairun Nissa (23), perempuan asal Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kini telah sah menjadi pramugari maskapai nasional Garuda Indonesia. Unggahan itu disertai foto seorang perempuan yang tampak bersalaman dengan seorang pria, disaksikan sejumlah orang yang bertepuk tangan, seolah menggambarkan momen serah terima atau pengangkatan resmi.
Namun setelah dilakukan penelusuran dan pengecekan fakta, klaim tersebut tidak dapat dibenarkan.
Hasil pemeriksaan gambar menggunakan teknologi deteksi AI Gemini menunjukkan foto yang beredar mengandung watermark SynthID. Tanda tersebut mengindikasikan bahwa gambar kemungkinan besar telah diedit atau dihasilkan menggunakan kecerdasan buatan (AI) milik Google. Hal ini menimbulkan keraguan serius terhadap keaslian visual yang digunakan untuk mendukung klaim tersebut.
Selain itu, hingga kini tidak ditemukan informasi valid maupun pernyataan resmi dari Garuda Indonesia yang menyebut Khairun Nissa telah diterima atau diangkat sebagai pramugari maskapai pelat merah tersebut.
Fakta yang sebenarnya, Nissa justru mendapat simpati dan dukungan dari sebuah lembaga pendidikan penerbangan swasta, Aeronef Academy. Lembaga tersebut menawarkan beasiswa pendidikan pramugari gratis, bukan penempatan kerja di maskapai mana pun.
Melalui unggahan di akun resmi Threads @aeronefacademy.official, Aeronef Academy menyampaikan dukungan moral sekaligus membuka peluang bagi Nissa untuk menempuh pendidikan awak kabin secara legal dan profesional.
“Mungkin Kak Nisa saat ini sedang bersedih, namun Kak Nisa perlu tahu bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis Aeronef Academy dalam unggahannya.
Dalam poster yang dibagikan, Aeronef Academy secara tegas menyebutkan panggilan pendidikan pramugari gratis khusus untuk Khairun Nissa. Lembaga tersebut juga menyampaikan pesan menyentuh tentang perjuangan dan bakti kepada orang tua.
“Aeronef Indonesia memanggilmu!” tulis mereka, menegaskan ajakan agar Nissa bergabung dan menempuh pendidikan di akademi yang berlokasi di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Khairun Nissa telah resmi menjadi pramugari Garuda Indonesia adalah informasi menyesatkan atau hoaks. Hingga saat ini, status Nissa masih sebatas calon siswa pendidikan pramugari, bukan awak kabin maskapai nasional.
Kesempatan yang diberikan Aeronef Academy diharapkan menjadi titik balik bagi Nissa untuk memperbaiki kesalahan masa lalu dan mewujudkan impiannya di dunia penerbangan melalui jalur yang sah dan profesional.

