Jakarta, denting.id – Di balik gemerlap karier Hollywood, Jennifer Lawrence ternyata pernah menghadapi penolakan yang menyakitkan. Aktris peraih Piala Oscar itu mengungkap pernah melepas kesempatan emas bermain dalam film Once Upon a Time in Hollywood karena komentar publik yang menilai dirinya tidak “cukup cantik” untuk memerankan sosok Sharon Tate.
Pengakuan tersebut disampaikan Lawrence dalam wawancara di siniar Happy Sad Confused bersama pembawa acara Josh Horowitz. Ia bercerita bahwa sutradara Quentin Tarantino sempat menyatakan ketertarikan untuk bekerja sama dan memintanya mempertimbangkan peran Sharon Tate dalam film tersebut.
“Dia memang menyatakan minatnya, lalu semua orang berkata, ‘dia tidak cukup cantik untuk memerankan Sharon Tate’,” ujar Lawrence, seperti dikutip dari laporan Variety, Jumat (16/1).
Komentar pedas di internet itulah yang akhirnya membuat Lawrence mengurungkan niatnya. Ia bahkan mengaku sempat meragukan kembali ingatannya sendiri karena cerita tersebut sudah lama ia ulang-ulang.
“Saya cukup yakin itu benar. Atau mungkin saya sudah terlalu lama menceritakan kisah ini sampai saya sendiri mempercayainya. Bisa juga sebenarnya dia tidak pernah benar-benar mempertimbangkan saya, dan internet hanya berusaha keras menyebut saya jelek,” katanya dengan nada reflektif.
Peran Sharon Tate dalam film Once Upon a Time in Hollywood (2019) akhirnya jatuh ke tangan Margot Robbie. Sebelum keputusan final diambil, Lawrence dan Robbie memang disebut-sebut sama-sama masuk dalam pertimbangan untuk memerankan istri mendiang sutradara Roman Polanski tersebut.
Saat itu, Debra Tate, saudara perempuan Sharon Tate, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Margot Robbie. Dalam pernyataannya kepada TMZ, Debra menilai Robbie lebih mendekati sosok Sharon Tate secara fisik maupun pembawaan diri.
“Mereka berdua aktris yang sangat berbakat, tapi pilihan saya adalah Margot,” ujar Debra. Ia bahkan secara terang-terangan menyebut Lawrence “tidak cukup cantik” untuk memerankan Sharon Tate, meski mengakui pernyataan tersebut terdengar keras.
Tak hanya film itu, Jennifer Lawrence juga mengungkap bahwa ia pernah menolak tawaran bermain dalam film Tarantino lainnya, The Hateful Eight. Keputusan tersebut kini ia sesali.
“Saya menolaknya. Saya seharusnya tidak melakukan itu,” kata Lawrence.
Pengakuan ini memperlihatkan sisi lain perjalanan karier Jennifer Lawrence, yang meski berada di puncak industri film, tetap tak luput dari tekanan standar kecantikan dan kerasnya penilaian publik di dunia hiburan.

