Ledakan 10 Gol Madrid di Awal Era Arbeloa

Denting.id – Awal kepelatihan Alvaro Arbeloa di Real Madrid langsung menghadirkan dinamika yang kontras. Dalam tiga pertandingan pertamanya, publik Santiago Bernabeu disuguhi rangkaian emosi yang berlapis: kekalahan mengejutkan, kemenangan tanpa kehangatan, hingga euforia besar di panggung Eropa.

Madrid mencetak total 10 gol dalam periode singkat tersebut, sebuah catatan yang memantik optimisme sekaligus kehati-hatian. Di satu sisi, permainan Los Blancos tampak berani dan agresif. Di sisi lain, performa tim belum sepenuhnya stabil, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan.

Di titik inilah perdebatan lama kembali mengemuka. Apakah identitas sepak bola menyerang khas Real Madrid benar-benar sedang dipulihkan di bawah Arbeloa, ataukah ledakan gol itu hanya momen sesaat di tengah fase transisi?

Debut Arbeloa dimulai dengan hasil pahit. Madrid tersingkir secara mengejutkan setelah kalah 2-3 dari Albacete pada babak 16 besar Copa del Rey. Kekalahan tersebut langsung memotong momentum awal sang pelatih dan memicu sorotan tajam dari publik maupun media.

Laga itu menampilkan Madrid yang agresif dalam menyerang, namun rapuh saat kehilangan bola. Kurangnya kontrol dalam transisi bertahan serta detail kecil yang terabaikan menjadi faktor penentu hasil akhir.

Tekanan belum sepenuhnya mereda ketika Madrid kembali tampil di Bernabeu untuk laga La Liga melawan Levante. Kemenangan 2-0 memang berhasil diraih, tetapi atmosfer stadion justru diwarnai cemoohan. Respons suporter menegaskan bahwa bagi publik Madrid, hasil semata belum cukup. Mereka menuntut keyakinan dan kejelasan arah permainan.

Segalanya berubah drastis di Liga Champions. Madrid tampil eksplosif saat menghajar AS Monaco dengan skor telak 6-1. Permainan agresif, tempo tinggi, serta keberanian mengambil risiko menjadi ciri utama penampilan tersebut.

Lini depan Madrid tampil gemilang dengan kontribusi besar dari Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham. Kemenangan besar itu seolah menghapus kegelisahan yang sempat menyelimuti Bernabeu.

Baca juga: Pelatih Bodo/Glimt Harap Haaland Kelelahan Jelang Duel Kontra Manchester City

Enam gol ke gawang Monaco bukan sekadar soal skor, melainkan sebuah pesan. Real Madrid terlihat kembali menikmati sepak bola menyerang yang langsung, cepat, dan atraktif. Namun, tantangan terbesar Arbeloa kini adalah memastikan bahwa euforia tersebut dapat berlanjut menjadi konsistensi, bukan sekadar kilatan singkat di awal era barunya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *