Jakarta, denting.id – Isu konservasi satwa liar Indonesia menembus panggung diplomasi global. Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung mengangkat perlindungan Gajah Peusangan dalam pertemuan tingkat tinggi bersama Raja Inggris Charles III di Lancaster House, London, Rabu waktu setempat.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari forum filantropi konservasi lingkungan yang dihadiri sejumlah tokoh internasional dan filantropi lingkungan. Kehadiran Presiden Prabowo menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang aktif mendorong kerja sama global dalam pelestarian keanekaragaman hayati.
Setibanya di Lancaster House, Presiden Prabowo disambut Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo serta Menteri Kesetaraan Inggris Seema Malhotra. Kepala Negara juga menerima penghormatan dari pasukan jajar kehormatan sebelum diarahkan menuju ruang tunggu utama.
Beberapa saat kemudian, Presiden Prabowo memasuki State Dining Room untuk bertemu Raja Charles III. Kedua pemimpin melakukan pertemuan singkat sebelum mengikuti rangkaian utama acara.
Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo dan Raja Charles menerima paparan dari CEO Circular Bioeconomy Alliance Marc Palahi terkait Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan. Program ini berfokus pada perlindungan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang hidup di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan, Aceh.
Usai sesi pemaparan, Presiden Prabowo dan Raja Charles menuju Grand Hall untuk menghadiri sesi penutup pertemuan filantropi yang telah berlangsung sejak pagi hari.
Sejumlah pejabat turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Anggota DPR RI Budi Djiwandono, serta Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo dan Raja Charles terlihat berinteraksi langsung dengan para peserta forum. Sekretariat Presiden menyebut kehadiran kedua pemimpin menjadi simbol kuat dukungan politik dan moral bagi upaya konservasi Gajah Peusangan serta penguatan kemitraan internasional di bidang pelestarian lingkungan.
Program konservasi ini bertujuan menciptakan koridor satwa liar yang aman, mengurangi konflik manusia dan gajah, serta melindungi habitat penting yang tersisa bagi Gajah Sumatera. Pendekatan yang diusung juga menekankan rehabilitasi hutan dan pelibatan aktif masyarakat lokal.
Partisipasi Presiden Prabowo dalam forum tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk memperkuat diplomasi lingkungan sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
