Jakarta, Denting.id – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa seiring meningkatnya aksi lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Pada Kamis (29/1/2026), harga emas spot bergerak mendekati level US$5.600 per ons troi, sementara harga perak turut menembus rekor baru di atas US$120 per ons troi.
Mengutip Reuters, harga emas spot melonjak 3 persen menjadi US$5.560,07 per ons troi pada pukul 12.57 WIB, setelah sebelumnya sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level US$5.594,82 per ons troi. Kenaikan ini menandai rekor penguatan emas selama sembilan sesi perdagangan berturut-turut.
Analis ANZ, Soni Kumari, menilai lonjakan harga emas dipicu oleh meningkatnya permintaan aset aman akibat situasi geopolitik dan politik global yang kian tidak menentu.
“Harga emas naik karena permintaan safe haven akibat situasi geopolitik yang tidak biasa dan kondisi politik di Amerika Serikat yang terlihat kurang baik. Ada kekhawatiran terhadap independensi The Fed. Ketika hal itu terjadi, kepercayaan investor terhadap sistem keuangan ikut terguncang,” ujar Kumari.
Kekhawatiran investor juga dipicu oleh isu independensi Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve), menyusul adanya penyelidikan pidana pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, upaya pemecatan Gubernur The Fed Lisa Cook, serta rencana penunjukan pengganti Powell pada Mei mendatang.
Sementara itu, analis Marex, Edward Meir, menyebut lonjakan harga emas turut diperkuat oleh meningkatnya beban utang Amerika Serikat serta ketidakpastian sistem perdagangan global.
Emas sebelumnya telah berhasil menembus level psikologis US$5.000 per ons troi untuk pertama kalinya pada awal pekan ini. Secara tahunan, harga emas tercatat telah naik lebih dari 27 persen sepanjang 2026, melanjutkan lonjakan tajam sebesar 64 persen pada tahun 2025.
Tak hanya emas, harga perak juga mencetak rekor baru. Perak spot tercatat naik 1,4 persen menjadi US$118,25 per ons troi, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sepanjang masa di US$120,45 per ons troi. Kenaikan harga perak didorong oleh meningkatnya minat investor yang mencari alternatif lebih terjangkau dibanding emas, di tengah keterbatasan pasokan serta aksi beli berbasis momentum.
Baca juga: Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi, Tembus Rp2,968 Juta per Gram
Sepanjang tahun 2026, harga perak telah melonjak lebih dari 60 persen, mencerminkan kuatnya minat investor terhadap logam mulia di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut.

