Jakarta, denting.id – Gejolak pasar modal yang memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari berturut-turut berujung pada pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman. Langkah tersebut dinilai Anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid sebagai cerminan sikap negarawan dan tanggung jawab moral seorang pemimpin.
Hasanuddin menyebut keputusan Iman mundur dari jabatannya patut diapresiasi karena menunjukkan keberanian mengambil tanggung jawab atas kondisi pasar yang bergejolak.
“Itulah wujud tanggung jawab. Saya betul-betul hormat dengan sikap gentle Pak Dirut Iman dalam menyikapi gejolak pasar yang terjadi,” ujar Hasanuddin di Jakarta, Jumat.
Ia menegaskan IHSG bukan sekadar indikator pergerakan saham, melainkan tolok ukur utama kesehatan pasar modal dan ekonomi nasional. Kondisi IHSG, menurutnya, juga menjadi cermin tingkat kepercayaan investor global terhadap Indonesia.
“Karena itu stabilitas dan kredibilitas BEI harus dijaga dengan sangat serius,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hasanuddin berharap sosok pengganti Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI mampu menjaga kepercayaan publik dan pasar internasional. Ia menilai figur yang dibutuhkan adalah pemimpin yang profesional, berintegritas, serta memiliki kapasitas membaca dinamika global.
Ke depan, kata dia, BEI harus dipimpin oleh sosok yang kuat dan komunikatif agar mampu mengantisipasi gejolak pasar, sehingga peristiwa trading halt berkepanjangan tidak kembali terulang dan tidak menggerus kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Iman Rachman secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Ia menyatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement, dan ini tidak ada tanya jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri,” ujar Iman kepada awak media di Media Center BEI, Jakarta, Jumat pagi.

