Barcelona Dibantai Atletico Madrid 0-4, Hansi Flick Semprot Wasit dan VAR

Denting.id – Barcelona harus menelan kekalahan telak saat bertandang ke markas Atletico Madrid pada Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Skuad Blaugrana dipaksa menyerah empat gol tanpa balas dalam laga semifinal Copa del Rey.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan berat bagi tim tamu. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengaku sangat kecewa bukan hanya karena hasil akhir pertandingan, tetapi juga terhadap kinerja wasit serta penggunaan teknologi VAR yang dinilainya bermasalah.

Flick melontarkan kritik keras setelah gol Barcelona yang dicetak Pau Cubarsi dianulir. Ia mempertanyakan lamanya proses pengecekan VAR yang memakan waktu hampir delapan menit sebelum akhirnya diputuskan gol tersebut tidak sah.

Menurut Flick, durasi peninjauan yang terlalu lama merusak ritme permainan timnya. Ia menilai tidak terlihat adanya pelanggaran maupun posisi offside yang jelas dalam proses gol tersebut.

“Ini adalah sebuah kekacauan. Mereka harus menunggu hingga tujuh menit, ayolah. Apakah mereka baru menemukan sesuatu setelah tujuh menit itu?” ujar Flick seperti dikutip dari Marca.

Pelatih asal Jerman itu juga menilai keputusan tersebut terkesan dipaksakan. Ia menyoroti minimnya komunikasi dari perangkat pertandingan terkait alasan pembatalan gol tersebut.

“Ketika saya mengamati situasi tersebut, sangat jelas bahwa tidak ada posisi offside. Mungkin mereka melihat hal yang berbeda dari sudut pandang lain. Jika memang ada temuan lain, seharusnya beri tahu kami. Tidak ada komunikasi sama sekali dan ini sangat buruk,” tegas Flick.

Meski demikian, Flick tetap mengakui performa timnya tidak maksimal sepanjang pertandingan. Ia menyoroti lemahnya organisasi permainan Barcelona, terutama pada babak pertama.

Baca juga: Hansi Flick Akui Barcelona Perlu Lebih Tajam, Singgung Masa Depan Lewandowski 

Para pemain Barcelona dinilai kesulitan menjaga kerapatan antarlini. Selain itu, lini depan yang dihuni Lamine Yamal dan rekan-rekannya juga gagal menerapkan pressing secara efektif, sehingga Atletico Madrid mampu mengendalikan jalannya pertandingan dengan leluasa.

Mungkin Anda Menyukai