Jakarta, Denting.id – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga bahan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri relatif stabil dan masih berada dalam batas harga eceran tertinggi (HET). Pemerintah, kata dia, terus melakukan pemantauan intensif guna menjaga ketersediaan pasokan di berbagai daerah.
Menurut Budi, pengawasan dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) serta pengecekan langsung ke sejumlah wilayah pada pekan pertama Ramadan. Dari hasil pemantauan tersebut, mayoritas harga komoditas terpantau terkendali dengan pasokan yang mencukupi.
Kementerian Perdagangan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi berjalan lancar, terutama menjelang Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.
“Dalam beberapa hari ini kami terus memantau perkembangan harga dan pasokan melalui SP2KP serta pengecekan langsung ke daerah, termasuk Pidie di Aceh. Secara keseluruhan harga relatif stabil dan pasokan terjaga, meski ada daerah tertentu yang sedikit di atas HET. Kami pastikan koordinasi terus dilakukan agar distribusi tidak terhambat menjelang Lebaran,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, hasil peninjauan di sejumlah daerah menunjukkan sebagian harga bahkan berada di bawah harga acuan. Hal itu didukung kelancaran pasokan dari luar wilayah yang membantu menjaga keseimbangan stok dan harga di pasar.
Baca juga: Stok Pangan Aman Selama Ramadan 2026, Pemerintah Pastikan 9 Komoditas Surplus
Pemerintah pun optimistis stabilitas harga serta ketersediaan barang kebutuhan pokok dapat terus terjaga hingga Hari Raya. Menteri Perdagangan mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir, karena pengawasan terhadap pergerakan harga dan distribusi akan terus diperkuat selama periode Ramadan dan Lebaran.

