Jakarta, Denting.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah sebagai intervensi gizi nasional kini menghadapi tantangan serius. Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah menyusul temuan persoalan kualitas makanan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan langkah tegas tersebut diambil sebagai bagian dari evaluasi dan pengawasan standar mutu makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat.
Pernyataan itu disampaikan Dadan dalam konferensi pers Program MBG di SPPG Cibuluh 1, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
“SPPG yang mengalami kejadian kami hentikan operasionalnya, dan lamanya penghentian tergantung seberapa berat kasus yang terjadi,” ujar Dadan.
Menurutnya, evaluasi dilakukan setelah adanya laporan gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan kualitas makanan. Dalam pencatatan BGN, satu kejadian dihitung berdasarkan satuan pelayanan, sementara jumlah penerima manfaat yang terdampak bisa berbeda-beda.
Dadan mengungkapkan, pada periode sebelumnya tercatat sekitar 50 SPPG mengalami kejadian, dengan jumlah penerima manfaat yang mengalami gangguan pencernaan mencapai sekitar 1.200 orang. Setelah dilakukan perbaikan dan pengawasan lebih ketat, angka tersebut menurun menjadi sekitar 40 kejadian.
BGN, lanjutnya, terus memperbaiki sistem pengawasan dengan memperketat kualitas bahan baku, proses pengolahan, serta standar penyajian makanan di setiap satuan pelayanan. Selain itu, SPPG diminta memperjelas informasi menu, nilai gizi, dan harga komponen makanan agar penyajian lebih transparan dan mudah dievaluasi.
Dadan menegaskan, bahan pangan dalam program MBG tetap diarahkan berbasis sumber daya lokal. Namun demikian, kualitas menjadi prioritas utama. Jika ditemukan bahan pangan yang tidak layak, pihak pelaksana diminta menunda distribusi ketimbang memaksakan penyaluran makanan dengan mutu kurang baik.
BGN juga menegaskan tidak ragu menghentikan operasional satuan pelayanan yang tidak memenuhi standar sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan dan kepercayaan masyarakat terhadap program.
Baca juga: Kepala BGN Sampaikan Pesan Prabowo: Pegang Teguh Integritas dan Jangan Korupsi di Program MBG
Program MBG merupakan intervensi pemerintah di bidang gizi yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, hingga peserta didik usia sekolah guna memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

