Iwan Suryawan Kunjungi Korban Longsor Pasirlangu, Buka Puasa Bersama dan Tegaskan Komitmen Bantu Warga

Bandung, Denting.id – Lebih dari satu bulan setelah longsor dahsyat menimbun puluhan rumah di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Januari lalu, warga setempat perlahan mulai bangkit dari duka dan keterpurukan.

Di tengah proses pemulihan itu, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Iwan Suryawan mengunjungi warga terdampak longsor pada Minggu (8/3/2026). Bersama sekitar 200 warga korban bencana, Iwan yang akrab disapa Abah Iwan mengikuti tausiyah dan buka puasa bersama di lokasi yang belum lama dilanda bencana.

“Kami ingin diterima sebagai bagian keluarga Pasirlangu. Makanya kami buka bersama. Semoga ini jadi jalan silaturahmi yang terus berkelanjutan,” ujar Ketua PKS Jawa Barat tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa saat bencana terjadi, PKS Jawa Barat telah mendirikan posko bantuan untuk membantu warga terdampak. Hingga kini, posko tersebut masih tetap beroperasi untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Abah Iwan juga menyampaikan komitmennya untuk membantu pimpinan DPRD setempat dalam memperjuangkan hak-hak warga Pasirlangu di tingkat pemerintahan.

“Kami ingin menggenapkan Ramadan. Tidak hanya hubungan pada Allah, tapi juga dengan masyarakat. Mumpung bulan puasa, mari kita kuatkan ibadah, memohon pada-Nya wilayah ini bangkit dan dilimpahi keberkahan,” katanya.

Pada sore hari itu, tausiyah disampaikan oleh Iman Budiman atau yang akrab disapa Kang Ibe. Pesan-pesan spiritual yang disampaikan menjadi penguat bagi warga menjelang azan Magrib.

Setelah waktu berbuka tiba, kotak-kotak makanan dibagikan kepada warga. Sebagian dari mereka membawa pulang makanan tersebut untuk dinikmati bersama keluarga masing-masing.

Kegiatan tersebut juga mengingatkan pada pesan dalam Surat Al-Hajj ayat 77: wasjuduu waf’alul khair — sujudlah kepada Allah, lalu berbuatlah kebaikan.

Dalam kunjungan tersebut, Abah Iwan turut didampingi Sekretaris Umum PKS Jawa Barat Tang Trisnanto, Bendahara Umi Siti Muntamah, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dan DPRD Provinsi Jawa Barat.

Kenangan kelam bencana di Pasirlangu sendiri masih membekas bagi warga. Pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB, hujan deras mengguyur kawasan perbukitan Bandung Barat hingga menyebabkan tanah yang jenuh air bergerak.

Material lumpur dan bebatuan kemudian menimbun Kampung Pasir Kuning. Bencana tersebut menelan puluhan korban jiwa, sementara puluhan lainnya sempat dinyatakan hilang. Operasi pencarian korban baru ditutup pada pertengahan Februari setelah tim SAR bekerja tanpa henti selama 22 hari.

Hingga kini, sebagian warga masih hidup dalam keterbatasan. Ada yang mengungsi di rumah kerabat, ada pula yang bertahan di lokasi yang lebih aman.

Baca juga: Ramadan di Tengah Duka, Iwan Suryawan Temui Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

Namun pada Ramadan tahun ini, warga Pasirlangu tidak menapaki proses pemulihan sendirian. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membantu mereka bangkit dan menata kembali kehidupan setelah bencana.

 

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai