Presiden Iran Tegaskan Syarat Akhiri Perang dengan Israel

denting.id – Iran menegaskan bahwa perang dengan Amerika Serikat dan Israel hanya dapat diakhiri jika hak-hak sah Iran diakui, ganti rugi dibayarkan, dan ada jaminan internasional tegas terhadap agresi di masa depan. Pernyataan ini disampaikan oleh Masoud Pezeshkian melalui platform media sosial X.

“Untuk mengakhiri perang, pihak lawan harus mengakui hak-hak sah Iran, membayar ganti rugi, dan memberikan jaminan internasional yang jelas agar agresi serupa tidak terjadi lagi,” kata Pezeshkian, Jumat (14/3/2026).

Ancaman Balasan Militer

Sementara itu, juru bicara angkatan bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi, menegaskan bahwa setiap serangan AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan dibalas dengan serangan besar-besaran.
“Kalau AS melaksanakan ancamannya terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, maka tidak ada pelabuhan, pusat ekonomi, atau titik di Teluk Persia yang akan berada di luar jangkauan kami,” ujarnya kepada IRIB TV.

Gelombang Serangan Balasan Iran

Serangan gabungan Israel dan AS pada 28 Februari menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer senior dan warga sipil. Iran merespons dengan meluncurkan gelombang serangan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan aset-aset AS di Timur Tengah.

Perdamaian dan Syarat Pengakhiran Perang

Pezehskian menekankan bahwa Iran tetap berkomitmen pada perdamaian di kawasan, tetapi penutupan perang harus memenuhi syarat-syarat yang jelas agar agresi tidak terulang. Pernyataan ini menegaskan bahwa solusi diplomatik hanya mungkin jika ada pengakuan hak dan jaminan keamanan internasional.

 

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai