Jakarta, Denting.id – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia menunda rencana pengiriman pasukan perdamaian Board of Peace (BoP) ke Gaza, Palestina. Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Dalam keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom), Senin (16/3/2026), disebutkan bahwa rencana pengiriman pasukan dari Indonesia untuk misi Pasukan Stabilisasi Nasional atau ISF sementara waktu dihentikan.
“Rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza saat ini ditunda,” demikian keterangan Bakom RI.
Penundaan tersebut dilakukan setelah pemerintah memutuskan menangguhkan pembahasan terkait Board of Peace karena meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang kian meluas di kawasan Timur Tengah.
“Semua pembahasan terkait BoP sedang ditangguhkan (on hold) karena meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah,” lanjut keterangan tersebut.
Di tengah situasi tersebut, Prabowo Subianto juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai mediator dalam upaya penyelesaian konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran. Menurutnya, perang yang berlangsung saat ini telah menciptakan ketidakpastian serta gejolak bagi banyak negara di dunia.
Prabowo pun mengajak semua pihak yang terlibat konflik untuk membuka ruang dialog guna mengakhiri perang.
“Saran saya selalu mencari opsi damai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan Indonesia tetap berkomitmen mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara atau two-state solution. Ia menilai keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace dapat menjadi sarana untuk memperjuangkan perdamaian dan kemerdekaan Palestina dari dalam mekanisme internasional tersebut.
