Bogor, Denting.id – Pengguna Commuter Line lintas Bogor–Jakarta perlu bersiap menghadapi perubahan layanan. Mulai Senin, 13 April 2026, jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor resmi ditutup sementara.
Penutupan ini bukan tanpa alasan. Kepala Stasiun Bogor, Mardiono, menjelaskan bahwa ketiga jalur tersebut ditutup demi mendukung proyek perpanjangan jalur yang sedang dikerjakan.
“Itu terkait kegiatan perpanjangan jalur 6, 7, dan 8. Sementara jalurnya ditutup dulu selama kurang lebih tiga bulan,” ujar Mardiono, Selasa (7/4/2026).
Dia menambahkan ada empat jalur yang tetap dibuka agar operasional KRL berjalan. Namun dengan adanya penutupan ini akan memberi berdampak besar bagi KRL.
“Selama penutupan berlangsung, operasional KRL di Stasiun Bogor hanya akan memanfaatkan jalur 2, 3, 4, dan 5,” tambahnya.
Mardiono menegaskan dampaknya cukup signifikan sebanyak 31 perjalanan KRL mengalami penyesuaian jadwal.
Dia menjelaskan bahwa penyesuaian ini juga bertujuan menjaga kelancaran arus penumpang di dalam stasiun sekaligus memastikan keselamatan selama proses konstruksi berjalan.
Soal kanopi yang belum tersedia di jalur kereta, Mardiono memastikan hal itu tidak akan diabaikan.
“Setelah proyek ini selesai, mudah-mudahan dilanjutkan dengan pemasangan kanopi,” kata Mardiono.
KAI Commuter mengimbau penumpang untuk mengikuti arahan petugas dan memantau informasi perubahan layanan melalui media sosial resmi mereka.
