Denting.id – Pertandingan semifinal leg pertama Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Bayern Munich menyuguhkan tontonan luar biasa yang langsung menuai pujian dari sejumlah legenda sepak bola dunia.
Laga yang digelar di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, disebut-sebut sebagai salah satu pertandingan terbaik dalam sejarah kompetisi Eropa.
PSG yang berstatus juara bertahan keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 5-4 dalam duel penuh drama. Hujan gol terjadi berkat kontribusi besar para pemain bintang, termasuk dua gol masing-masing dari Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele, serta sundulan João Neves.
Laga ini bukan hanya soal skor besar, tetapi juga intensitas tinggi, permainan terbuka, hingga momen kontroversial yang membuat pertandingan terasa semakin hidup. Banyak pihak menyebut duel ini sebagai “laga abad ini”.
Legenda Arsenal dan Barcelona, Thierry Henry, menjadi salah satu sosok yang paling vokal memuji kualitas pertandingan. Kini berperan sebagai pundit, Henry menilai laga tersebut sebagai representasi sepak bola menyerang yang selama ini dirindukan.
Menurutnya, banyak tim modern terlalu bermain aman dan kehilangan keberanian dalam menyerang. Namun, PSG dan Bayern justru menunjukkan kebalikannya.
“Banyak tim sekarang tidak berani mengambil risiko. Winger tidak menggiring bola, pemain takut maju ke depan, mereka lebih fokus untuk tidak kalah daripada menang,” ujar Henry.
Ia menambahkan bahwa pertandingan ini mungkin membuat pelatih defensif “gila”, tetapi justru itulah keindahan sepak bola.
“Kita sering mengeluh sepak bola membosankan dalam beberapa tahun terakhir. Tapi laga ini? Sama sekali tidak membosankan,” tegasnya.
Pujian juga datang dari mantan kiper legendaris Peter Schmeichel. Eks penjaga gawang Manchester United itu bahkan menyebut pertandingan ini sebagai yang terbaik yang pernah ia saksikan secara langsung.
Ia hanya menyoroti satu kekurangan kecil, yakni keputusan penalti kontroversial jelang turun minum.
“Tempo pertandingan luar biasa, bolak-balik tanpa henti. Ini benar-benar brilian,” kata Schmeichel.
Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, menilai semua pemain lini serang tampil hampir sempurna.
“Setiap pemain menyerang tampil di level delapan atau sembilan dari sepuluh. Mereka benar-benar mendominasi lawannya masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, legenda Manchester United lainnya, Wayne Rooney, menyoroti kualitas serangan kedua tim yang luar biasa, meski harus dibayar dengan lemahnya pertahanan.
“Kedua tim punya kualitas luar biasa di lini depan sampai mungkin sedikit lupa bertahan. Laga ini kacau, liar, tapi penuh gol indah,” kata Rooney.
Pertarungan belum usai. PSG dan Bayern akan kembali bentrok pada leg kedua yang akan digelar di Allianz Arena pekan depan.
Baca juga: Juventus Buka Peluang Jual Koopmeiners, Manchester United Mulai Bergerak
Dengan agregat yang masih sangat terbuka, duel lanjutan diprediksi kembali menghadirkan drama tinggi, meski sulit membayangkan laga lain bisa menyaingi kegilaan sembilan gol yang baru saja tersaji di Paris.

