Denting.id – Timnas Belgia memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah membungkam tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Seattle Stadium, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.
Kemenangan meyakinkan itu diwarnai penampilan impresif Red Devils. Charles De Ketelaere menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol, sementara Hans Vanaken dan Romelu Lukaku masing-masing menyumbang satu gol. Amerika Serikat hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui tendangan bebas Malik Tillman.
Namun, sorotan pertandingan tak hanya tertuju pada hasil di lapangan. Laga ini juga dibayangi kontroversi terkait pembatalan hukuman kartu merah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Balogun sebelumnya menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia di babak 32 besar dan seharusnya menjalani sanksi larangan bermain. Akan tetapi, hukuman tersebut dibatalkan sehingga ia tetap bisa tampil melawan Belgia.
Keputusan itu memicu polemik setelah muncul kabar bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghubungi FIFA agar hukuman Balogun dibatalkan. FIFA kemudian menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil oleh panel independen berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA.
Meski demikian, banyak pihak mempertanyakan keputusan tersebut dan menilai adanya potensi campur tangan politik dalam sepak bola. FIFA pun ikut menjadi sasaran kritik karena dianggap membuka ruang terhadap intervensi.
Usai memastikan kemenangan, Belgia turut menyindir kontroversi tersebut melalui akun resmi Timnas Belgia, @BelRedDevils, di media sosial.
Dalam unggahannya, Belgia menulis agar FIFA sekalian saja “membatalkan pertandingan ini”, yang langsung ditafsirkan warganet sebagai sindiran terhadap keputusan membatalkan hukuman Balogun.
Unggahan tersebut dengan cepat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak penggemar sepak bola menilai sindiran itu sebagai respons satir atas polemik yang terjadi menjelang pertandingan.
Kapten Belgia, Youri Tielemans, mengaku keputusan pembatalan kartu merah Balogun sempat membuat seluruh skuad kebingungan.
“Jujur saja, kami langsung mengadakan pertemuan setelah mendengar kabar itu (kartu merah Balogun dibatalkan) dan tidak mengerti kenapa itu bisa terjadi,” ujar Tielemans.
Meski sempat terganggu oleh kontroversi tersebut, Belgia memilih menjawab semuanya lewat performa di lapangan.
“Kami meminta semuanya untuk tetap fokus dan mari buktikan diri di lapangan. Kami melakukannya dengan baik,” tutup Tielemans.
Baca juga: Belgia Kalahkan AS 4-1, Tantang Spanyol di Perempat Final Piala Dunia 2026
Kemenangan ini mengantarkan Belgia ke babak perempat final, sekaligus menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara Piala Dunia 2026.

