BOGOR, Denting.id – Warga menemukan bayi laki-laki yang masih memiliki tali pusar di sebuah gubuk bekas warung di Jalan Bomang, Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Bayi tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Jaelani pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat melintas di sekitar lokasi, Jaelani mendengar suara bayi dari arah gubuk bekas warung yang berada di belakang sebuah warung bakso.
Kapolsek Tajurhalang Iptu Raden Suwito mengatakan, Jaelani kemudian menghampiri gubuk tersebut karena penasaran dengan suara yang didengarnya.
“Bayi ditemukan pada pukul 08.30 WIB. Saat Bapak Jaelani melintas, terdengar suara bayi di gubuk bekas warung, di belakang Bakso Gede Rasa,” ujar Raden saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2026).
Setelah diperiksa, Jaelani mendapati seorang bayi laki-laki berada di pojok kanan gubuk. Bayi tersebut ditemukan di dalam kantong kain belanja berwarna putih yang diletakkan bercampur dengan daun-daun kering.
Jaelani kemudian mengangkat kantong tersebut dan menemukan bayi dalam kondisi diselimuti sarung berwarna hijau.
Menurut Raden, bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar empat hari. Saat ditemukan, tali pusarnya masih menempel dan kondisi bayi dalam keadaan hidup serta sehat.
“Kurang lebih umur empat hari. Karena masih terdapat tali pusar. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan sehat dan hidup,” terang Raden.
Setelah menemukan bayi tersebut, Jaelani membawanya ke rumah. Bayi kemudian dimandikan sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian dan perangkat desa.
Polsek Tajurhalang selanjutnya melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari Jaelani sebagai saksi.
“Pihak kepolisian dari Polsek Tajurhalang sudah melakukan cek TKP, kemudian saksi dimintai keterangan,” kata Raden.
Sementara itu, pemerintah desa mengarahkan penanganan bayi tersebut kepada dinas sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Polisi hingga kini masih melakukan penelusuran untuk mengetahui identitas orang tua bayi tersebut. Raden mengatakan, pencarian terkendala kondisi lokasi yang minim kamera pengawas atau CCTV.
“Belum (ditemukan orang tua bayi tersebut). Karena di sekitaran lokasi minim CCTV,” pungkasnya.

