Ratusan Pelayat Ikut Hantar Esther Korban Pesawat ATR Ke Peristirahatan Terakhir

Kota Bogor, Denting.id– Isak tangis dan doa mengiringi perjalanan terakhir Esther Aprilita Pinarsinta B. Sianipar, pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Prosesi pemakaman yang berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) siang itu menjadi momen perpisahan yang menyesakkan dada bagi keluarga, sahabat, dan rekan sejawat.

Ibadah Pelepasan di Rumah Duka

Sejak pagi hari, kediaman orang tua almarhumah di Komplek Bukit Rancamaya, Bogor, telah dipadati oleh ratusan pelayat. Sebelum diberangkatkan, keluarga besar melaksanakan ibadah pelepasan jenazah dengan khidmat. Di tengah tumpukan karangan bunga yang memenuhi halaman, nyanyian pujian dan doa dipanjatkan untuk menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

Aryo Sianipar, mewakili pihak keluarga, menyampaikan bahwa kepulangan Esther ke rumah duka dapat berjalan lancar berkat bantuan berbagai pihak. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengurus segala sesuatunya, sehingga almarhumah bisa sampai ke rumah duka dengan baik,” ucapnya sesaat sebelum jenazah diberangkatkan.

Menuju Peristirahatan Terakhir

Tepat pukul 12.00 WIB, iring-iringan jenazah tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunung Gadung, Bogor. Suasana semakin haru ketika peti jenazah mulai diturunkan ke liang lahat. Sahabat masa kecil almarhumah, Grace Hossiana dan Cathline, tampak tak kuasa menahan air mata menyaksikan sahabat terbaik mereka kini telah tiada.

“Saya masih tidak percaya. Saya tahu ada pesawat jatuh, tapi saya yakin itu bukan teman saya. Ternyata benar, nama di manifest itu adalah dia,” kenang Grace dengan suara bergetar di area pemakaman.

Penghormatan bagi Sosok Berdedikasi

Prosesi pemakaman ini bukan sekadar seremoni penguburan, melainkan bentuk penghormatan terakhir bagi Esther yang dikenal sebagai sosok berbakti. Sihar Silalahi menegaskan bahwa fokus utama keluarga saat ini adalah memastikan Esther beristirahat dengan layak setelah seluruh prosedur identifikasi selesai dilakukan oleh pihak berwenang.

“Tugas kami memastikan jenazah kembali ke keluarga dan dimakamkan dengan baik,” jelas Sihar menutup sesi wawancara di lokasi pemakaman.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai