Bogor,Denting.id-Hujan deras yang melanda kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengakibatkan debit Sungai Ciliwung meluap.
Bendung Katulampa Bogor mencatat tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung mencapai 190 sentimeter dengan status siaga 2 banjir untuk wilayah Jakarta.
Bendungan Katulampa meluap hingga siaga 2 pada malam hari ini pukul 22:00 WIB,(2/3).
Saat ini kondisi cuaca di kawasan Puncak, Bogor, yang merupakan hulu Sungai Ciliwung, masih diguyur hujan. Luapan debit Sungai Ciliwung juga baru tiba di kawasan Bendung Katulampa, Bogor.
Hujan deras melanda kawasan Kota dan Kabupaten Bogor sejak sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Kawasan hulu Sungai Ciliwung. Limpasan air di kawasan Puncak akan mengalir ke Sungai Ciliwung, melewati Bendung Katulampa, hingga ke hilir di kawasan Jakarta.
Wali Kota Bogor Dedie A.Rachim terus memantau tinggi Muka Air (TMA) di Bendungan Katulampa akibat hujan yang terjadi pada sore hari kemarin (2/3/2025).
Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Bogor, pada Pukul 21:00 WIB mengakibatkan debit Sungai Ciliwung meningkat malam ini,tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa Bogor mencapai 190 sentimeter dengan status siaga 2.
“Saya mengimbau kepada masyarakat yang ada di bantaran ciliwung untuk waspada,khususnya warga Jakarta kemungkinan limpasan air ini akan tiba di jakarta pada 06:30 WIB,” Kata Dedie Rachim
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, mengatakan bahwa saat ini petugas sudah disebar ke berbagai titik potensi atau rawan bencana.
“Teman-teman sudah kita sebar sejak menerima laporan di hulu Sungai Ciliwung maupun Cisadane, karena Kota Bogor ini menjadi lintasan dari dua sungai tersebut,” ujarnya.
Hingga pukul 23.30 WIB, sudah ada enam laporan bencana yang terdiri dari atap rumah ambruk, banjir lintasan, pohon tumbang, longsor, dan sebagainya.
Selain BPBD, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor juga melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengurangi dampak bencana.
Di Kampung Bebek, RT 002/010 Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, petugas Pemadam Kebakaran mengevakuasi seorang lansia bernama Paroh saat terjadi luapan air Sungai Ciliwung.
Danru Regu 1 Damkar Pos Cibuluh, Agus Kurniawan, mengatakan bahwa saat mendatangi lokasi, ia melihat debit air mulai naik dan melintasi permukiman warga.
“Iya, ketika debit air naik, kami melihat ada lansia. Kemudian kami bujuk untuk dievakuasi karena air sudah merendam teras depan rumah warga,” kata Agus.
Setelah dibujuk, Nenek Paroh pun bersedia dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
“Kemudian kami gendong Nenek Paroh dan mengevakuasinya ke rumah warga sekitar yang jauh dari potensi banjir maupun longsor. Alhamdulillah, sekarang sudah aman dan sudah dievakuasi,” ujarnya.
Untuk meminimalkan dampak bencana di titik-titik rawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, beserta potensi SAR lainnya dan unsur wilayah telah diterjunkan ke lokasi.
