Kota Bogor Raih Predikat ‘Kota Menuju Bersih’ dari Menteri LH, Sejajar dengan 12 Kota Terbaik Nasional

Bogor, Denting.id –  Kota Bogor kembali mengukir prestasi di kancah nasional dalam bidang lingkungan hidup. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima penghargaan Predikat Kota Menuju Bersih yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mengakselerasi penyelesaian masalah sampah dari hulu ke hilir.

Rakornas yang mengusung tema ‘Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)’ ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan darurat sampah nasional. Kota Bogor berhasil masuk dalam daftar elit 13 kota di Indonesia yang menerima penghargaan ini dari total 98 kota yang dinilai.

Dedie Rachim menyebutkan bahwa predikat ini hampir setara dengan Piala Adipura dan menjadi tolok ukur penting dalam persiapan penilaian kebersihan tahun-tahun mendatang.

“Namun demikian, penilaian ini hampir setara dengan Piala Adipura yang sudah kita kenal sebelumnya. Hanya Kota Bogor bersama 12 Kota lain yang menerima penghargaan dari 98 Kota se-Indonesia,” ucap Dedie Rachim dengan bangga.

Ia menambahkan bahwa capaian ini akan menjadi motivasi bagi Pemkot Bogor untuk terus mentransformasi sistem pengelolaan sampah menjadi lebih modern dan berwawasan lingkungan, seiring dengan target nasional untuk menghapus praktik pembuangan terbuka (open dumping).

Dalam forum tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti bahwa saat ini baru 34 persen Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Indonesia yang telah meninggalkan praktik open dumping.

Pemerintah pusat mendorong agar 66 persen TPA lainnya segera bertransformasi menuju sistem controlled landfill atau bahkan sanitary landfill. Sistem ini dinilai strategis karena mampu mengendalikan air lindi dan gas metana secara lebih aman dan terukur guna mengurangi pencemaran lingkungan.

Penghargaan Kota Menuju Bersih ini sekaligus mempertegas komitmen Kota Bogor dalam mewujudkan tata kelola kota yang resik dan indah. Dedie Rachim menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan petugas di lapangan. Dengan predikat baru ini, Kota Bogor kini bersiap melangkah ke tahap penilaian Adipura selanjutnya dengan pondasi pengelolaan sampah yang lebih solid dan berkelanjutan.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai