Bogor, Denting.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM) 2026. Menurutnya, gelaran tahun ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat semangat toleransi sekaligus mesin penggerak ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. Hal tersebut disampaikan Yantie saat meninjau langsung Bazaar Rakyat BSF CGM 2026 yang menyemarakkan halaman Vihara Dhanagun, Jalan Babakan Pasar, Jumat (27/2/2026).
Perayaan Cap Go Meh tahun ini dinilai memiliki makna yang sangat mendalam karena pelaksanaannya bertepatan dengan suasana Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kondisi unik ini dipandang Yantie sebagai cerminan jati diri Kota Hujan yang sesungguhnya.
“Perayaan Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026 ini sangat istimewa, karena dirayakan bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa Kota Bogor merupakan kota yang inklusif, menjunjung tinggi keberagaman, dan penuh toleransi,” ujar Yantie Rachim dengan bangga.
Dalam kunjungannya, Yantie tidak sekadar meninjau, tetapi juga berinteraksi dan membeli produk dari sekitar 25 pelaku UMKM yang berpartisipasi. Ia menekankan bahwa keberadaan bazaar ini adalah ruang strategis bagi para pengusaha lokal untuk unjuk gigi.
“Kota Bogor memiliki 48.227 UMKM yang memerlukan pembinaan dan pendampingan dari semua pihak. Untuk itu, saya berharap penyelenggaraan Bazaar Rakyat Cap Go Meh ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
Yantie Rachim berharap ajang tahunan ini bertransformasi menjadi wadah yang lebih dari sekadar tempat transaksi jual-beli. Ia mendorong agar bazaar ini menjadi titik temu untuk berbagi ide kreatif dan memperkuat jaringan bisnis demi keberlanjutan ekonomi kreatif di Bogor.
“Kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam menjalin kerja sama dan menyusun strategi demi kemajuan serta keberlanjutan UMKM di Kota Bogor,” pungkas Yantie menutup arahannya.
Sepanjang kegiatan, Yantie Rachim tampak antusias berkeliling kawasan Vihara Dhanagun untuk menyapa satu per satu pelaku usaha dan pengunjung. Kehadiran tokoh perempuan nomor satu di Bogor ini memberikan suntikan semangat bagi para pelaku UMKM agar terus berinovasi di tengah kemeriahan akulturasi budaya yang menjadi ciri khas Bogor Street Festival setiap tahunnya.

