Denting.id – Timnas Qatar berhasil menghindari kekalahan pada pertandingan perdana Grup B Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Swiss di Stadion San Francisco Bay Area, Santa Clara, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB. Gol telat kapten tim, Boualem Khoukhi, pada masa injury time menjadi penyelamat Al Annabi dari hasil buruk di laga pembuka.
Hasil imbang tersebut membuat persaingan di Grup B semakin terbuka. Qatar dan Swiss sama-sama mengoleksi satu poin, menyamai raihan Kanada dan Bosnia-Herzegovina yang juga mengawali turnamen dengan hasil seri.
Sejak awal pertandingan, Swiss tampil lebih dominan dan mampu mengendalikan jalannya laga. Tim yang dikomandoi Granit Xhaka itu beberapa kali mengancam gawang Qatar melalui Breel Embolo, Remo Freuler, dan Ruben Vargas.
Namun, penampilan impresif penjaga gawang Qatar, Salah Zakaria, membuat sejumlah peluang Swiss gagal berbuah gol. Meski demikian, tim Eropa tersebut akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-17.
Wasit menunjuk titik putih setelah Dan Ndoye dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh kiper Qatar. Breel Embolo yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dan membawa Swiss unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Swiss semakin percaya diri. Hingga turun minum, mereka terus menekan pertahanan Qatar yang kesulitan mengembangkan permainan.
Memasuki babak kedua, pelatih Qatar Julen Lopetegui melakukan sejumlah perubahan taktik dan memasukkan pemain-pemain segar untuk meningkatkan daya serang timnya.
Strategi tersebut membuahkan hasil. Qatar tampil lebih agresif dan mulai mampu mengimbangi permainan Swiss melalui kombinasi serangan yang dibangun Akram Afif dan rekan-rekannya.
Meski beberapa peluang berhasil diciptakan, kokohnya lini pertahanan Swiss yang dipimpin Manuel Akanji membuat Qatar frustrasi sepanjang babak kedua.
Saat Swiss tampak akan mengamankan tiga poin, drama terjadi pada masa injury time. Pada menit ke-90+5, Boualem Khoukhi berhasil memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri dan menyundul bola dengan akurat ke gawang yang dikawal Gregor Kobel.
Gol tersebut disambut meriah para pendukung Qatar dan mengubah kedudukan menjadi 1-1. Swiss berusaha merespons dalam sisa waktu yang ada, namun peluit panjang wasit memastikan kedua tim harus puas berbagi angka.
Hasil ini membuat seluruh tim di Grup B sama-sama mengoleksi satu poin sehingga peluang lolos ke fase berikutnya masih terbuka lebar.
Baca juga: Hattrick ke Gawang Irlandia Utara, Michael Olise Kian Bersinar Jelang Piala Dunia 2026
Bagi Qatar, satu angka terasa seperti kemenangan setelah mampu bangkit dari ketertinggalan dan mencetak gol penyama kedudukan pada detik-detik akhir pertandingan. Sementara bagi Swiss, hasil imbang tersebut menjadi kehilangan dua poin berharga setelah sempat berada di ambang kemenangan.

