BMKG Tepis Rumor Tsunami Jepang Imbas Gempa M 6,8 Bakal Sampai Indonesia

Jakarta, Denting.id — Isu tsunami akibat gempa bermagnitudo 6,8 di Honshu, Jepang, bakal merembet hingga ke pesisir Indonesia dipastikan hoaks. Jarak geografis yang teramat jauh membuat dampak gempa tersebut mustahil mengusik perairan nusantara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bergerak cepat meluruskan rumor liar yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat pesisir tersebut.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menegaskan perairan Indonesia dalam kondisi sepenuhnya aman. Gempa tektonik di lepas pantai timur Honshu itu sendiri terjadi pada Kamis pagi pukul 05.30.23 WIB, dengan pusat gempa berada di kedalaman 118 kilometer.

Baca juga: Bujuk Pelaku Penganiayaan Menyerah, Mantan Bos Taufik Hidayat Minta Uang Sayembara KDM

Secara teknis, gempa ini masuk kategori menengah yang dipicu oleh deformasi batuan dalam lempeng, dengan mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault). Karakteristik tersebut membuat dampak guncangan murni terlokalisir di wilayah Jepang dan tidak memiliki daya dorong air yang mampu menjangkau wilayah luar, apalagi hingga ke Indonesia.

BMKG sengaja mengeluarkan pernyataan tegas ini untuk meredam kepanikan publik di media sosial. Warga di kawasan pesisir diimbau mengabaikan isu-isu provokatif yang tidak berdasar.

“Masyarakat diminta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi, situs web, telegram, maupun aplikasi seluler resmi yang telah terverifikasi,” tegas Wijayanto.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai