Pelajar Kota Bogor Jajal 4 Gim Papan Indonesia, Uji Kelayakan Sebelum Rilis ke Pasar Global

Bogor, Denting.id – Sebanyak 50 peserta yang terdiri atas pelajar dan masyarakat umum dilibatkan langsung untuk menguji kelayakan empat prototipe gim papan (board game) karya anak bangsa.

Keempat gim yang digadang-gadang mampu menembus pasar global tersebut adalah Century Royale: Fracta Mundorum, Pecinan 1740, Find the Jack, dan Manci Pancing.

Kegiatan pelatihan (workshop) dan uji main (playtesting) ini digelar oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (KemenEkraf/Barekraf) melalui Direktorat Gim di Perpustakaan dan Galeri Bumi Parawira, Kota Bogor, pada Senin (12/10/2026).

Peserta yang dilibatkan mencakup pelajar dari SMK Negeri 1 Bogor, SMK Wikrama, serta masyarakat umum yang terjaring melalui pendaftaran terbuka.

Ajang ini sekaligus menjadi aktivasi Perpustakaan dan Galeri Bumi Parawira sebagai ruang kreatif bagi warga Kota Bogor.

Menyambut antusiasme pengujian keempat prototipe tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Bogor, Firdaus, mengapresiasi inovasi pengembangan gim papan yang kini bertransformasi menjadi sarana edukasi dan bisnis.

“Inovasinya sangat bagus. Board game ini bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda, khususnya para kreator yang ingin berkiprah di bidang ekonomi kreatif,” kata Firdaus.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Bogor melalui Komite Ekonomi Kreatif (REKA) siap memberikan dukungan penuh agar industri playable board game ini semakin dikenal luas.

Firdaus menambahkan, industri ini turut berdampak terhadap perputaran ekonomi dan berharap generasi mendatang memberikan kontribusi besar.

“Harapannya, anak-anak muda ini ke depan menjadi ujung tombak pengembangan ekosistem kreatif kita,” imbuhnya.

Dari sisi peluang bisnis, Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga KemenEkraf/Barekraf, M. Yanuar Pranuradhi, memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pemanasan menuju program inkubasi 2026.

Ia menekankan, industri gim papan menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat menjanjikan.

Mengutip data Statista (2025), Yanuar menyebutkan pendapatan industri gim papan dunia diperkirakan mencapai 8,95 miliar dolar AS pada 2025 dan melonjak hingga 10,24 miliar dolar AS pada 2029.

Di Indonesia sendiri, nilai pasarnya diproyeksikan mencapai 160,75 juta dolar AS pada 2025 dan menembus 187,48 juta dolar AS pada 2030, dengan rata-rata pertumbuhan 3,15 persen per tahun.

“Tren peningkatan ini merupakan peluang besar. KemenEkraf hadir mendukung industri board game Indonesia, salah satunya memfasilitasi akselerasi startup melalui Creator Camp Advance 2026,” ujar Yanuar.

Melalui ajang ini, para startup jebolan Creator Camp 2025 dapat menyimulasikan permainan, mendapatkan masukan, dan berdiskusi untuk memperbaiki prototipe agar nantinya siap memasuki industri nasional maupun internasional.

Tiga Sesi Edukasi dan Pengujian

Secara teknis, rangkaian kegiatan di Bogor ini dibagi menjadi tiga sesi utama.

Sesi pertama diisi dengan workshop pengenalan gim papan yang menghadirkan narasumber ahli, yakni Febndy Kwik dari Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) dan Georgian Marcello dari REKA Bogor.

Pada sesi kedua, peserta diajak melakukan playtesting gim populer berjudul Super Foods. Sesi ini dirancang khusus untuk mengenalkan mekanik dasar permainan dan memberikan pengalaman bermain secara langsung kepada peserta.

Puncaknya pada sesi ketiga, para pelajar dan peserta umum melakukan uji coba (playtesting) terhadap empat prototipe gim utama karya talenta Gimersia tersebut.

Guna memastikan kualitas simulasi, peserta juga diwajibkan mengisi formulir pre-test dan post-test. Hasil dari kuesioner ini akan diukur untuk menghimpun masukan secara terstruktur terkait pengalaman bermain.

Data tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan karya bagi para kreator sebelum melaju ke Creator Camp Advance 2026.

Kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi, hingga institusi pendidikan ini diharapkan dapat terus mendorong lahirnya produk gim papan Indonesia yang berdaya saing di pasar global.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai