Aditya Warman:Perda Perlindungan Anak Jangan Sekedar Dokumen

 

BOGOR, Denting.id – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menegaskan bahwa peraturan daerah (perda) tentang perlindungan anak harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar menjadi dokumen kebijakan. Implementasinya membutuhkan keterlibatan keluarga, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Penegasan tersebut disampaikan Adityawarman dalam kegiatan talkshow yang digelar Ikatan Istri Anggota Dewan (IKIAD) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor di Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (9/10/2026).

Menurut Adityawarman, perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Keluarga dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan serta memastikan hak-hak anak terpenuhi.

Ia menekankan, keberadaan regulasi harus diikuti dengan pelaksanaan yang konsisten agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak di Kota Bogor.

Perda tentang Kota Layak Anak dan Perlindungan Anak yang disahkan pada Agustus 2026 menjadi salah satu landasan untuk memperkuat upaya tersebut. Namun, efektivitas aturan itu bergantung pada komitmen seluruh pihak dalam menjalankannya.

Adityawarman berharap regulasi tersebut tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi menjadi pedoman dalam membangun sistem perlindungan anak yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua IKIAD Kota Bogor, Nora Purbo Utami, menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka dengan anak. Menurutnya, anak perlu diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, menceritakan pengalaman, serta mengungkapkan persoalan yang mereka hadapi.

Komunikasi yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat dinilai dapat membantu mendeteksi persoalan sejak dini sekaligus mencegah anak menjadi korban kekerasan atau perlakuan yang merugikan.

Melalui kegiatan tersebut, IKIAD dan KPAID Kota Bogor mendorong peningkatan kesadaran bersama mengenai pentingnya perlindungan anak. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, mendukung tumbuh kembang anak, serta mempersiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Editor : Linna Susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai