BANDUNG, Denting.id – Polrestabes Bandung kembali menggelar razia narkoba di kawasan Saritem, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam operasi jilid kedua tersebut, tujuh orang dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu berdasarkan hasil tes urine, terdiri atas tiga laki-laki dan empat perempuan.
Razia ini merupakan bagian dari Operasi Antik sekaligus upaya kepolisian mewujudkan kawasan bebas narkoba. Sejumlah orang yang terjaring langsung menjalani pemeriksaan di lokasi sebelum dibawa untuk menjalani proses lebih lanjut.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut program prioritas Quick Wins Kapolri, khususnya pemberantasan sarang narkotika dan pembentukan kawasan bebas narkoba secara berkelanjutan.
Menurut Dedi, meski masih ditemukan orang yang terindikasi menyalahgunakan narkotika, jumlah temuan pada operasi kali ini mengalami penurunan dibandingkan razia sebelumnya.
Operasi terpadu tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung.
“Kita akan terus berkolaborasi ke depannya dengan teman-teman BNN, teman-teman TNI. Kita tentu akan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih intensif nanti di tempat-tempat tertentu secara terbuka kepada media kita libatkan untuk sebagai sarana kontrol sosial,” ujar Dedi di kawasan Saritem, Jumat (16/10/2026).
Dedi menegaskan, penyisiran dan patroli berkala akan terus dilakukan untuk menekan penyalahgunaan serta peredaran narkotika di Kota Bandung. Penindakan juga akan menyasar orang-orang yang diduga terlibat sebagai pengguna maupun pengedar.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, hasil tes urine terhadap orang-orang yang terjaring razia menunjukkan tujuh orang positif menggunakan sabu-sabu.
Ketujuh orang tersebut terdiri atas tiga laki-laki dan empat perempuan. Mereka selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polrestabes Bandung.
Penyidik juga mendalami temuan tersebut, termasuk menelusuri asal-usul pasokan narkotika yang diduga dikonsumsi oleh mereka yang dinyatakan positif.
Polisi berharap operasi berkelanjutan dan kolaborasi lintas instansi dapat menekan penyalahgunaan narkotika sekaligus mendukung terwujudnya kawasan Saritem sebagai kawasan bebas narkoba.
Editor : Linna Susanti

