BOGOR, Denting.id — Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, berharap pergantian Kapolres Bogor dari AKBP Wikha Ardilestanto kepada AKBP Arfan Zulkan Sipayung dapat mendorong peningkatan tipologi Polres Bogor. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pelayanan keamanan di tengah besarnya jumlah penduduk dan banyaknya objek vital di Kabupaten Bogor.
Jaro Ade menilai, peningkatan tipologi kepolisian perlu diikuti penambahan personel agar pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bogor secara optimal.
Menurutnya, rasio personel kepolisian dengan jumlah penduduk yang belum ideal menjadi salah satu alasan perlunya penguatan organisasi Polres Bogor. Terlebih, wilayah tersebut memiliki sejumlah objek vital yang membutuhkan pengamanan.
Di antaranya UPBE Antam Pongkor Tbk, Bendungan Ciawi, Bendungan Sukamahi, Bendungan Cijurey, Bendungan Cibeet, PLTA Karacak, hingga rumah pribadi Presiden Prabowo Subianto.
“Saya yakin dengan Kapolres Bogor dan Kapolri yang baru, apalagi Jenderal Suyudi Ario Seto juga pernah menjabat sebagai Kapolres Bogor, ia sangat memahami kebutuhan peningkatan tipologi Polres Bogor,” kata Jaro Ade kepada wartawan seusai acara pisah sambut di Mako Polres Bogor, Kamis malam (22/10/2026).
Ia juga meyakini Kapolres Bogor yang baru dapat mengusulkan penambahan personel kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Hengki guna memperkuat pelayanan kepolisian di wilayah Kabupaten Bogor.
AKBP Arfan Zulkan Sipayung merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2009. Ia ditunjuk Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk menggantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor.
Rasio Personel Belum Ideal
Sementara itu, AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa rasio ideal pelayanan kepolisian adalah satu personel untuk melayani 650 masyarakat. Namun, kondisi jumlah personel di Polres Bogor saat ini masih jauh dari rasio tersebut.
“Rasio jumlah polisi dengan masyarakat yang dilayani di Polres Bogor jauh dari kata ideal. Oleh karena itu, dengan peningkatan tipologi, maka jumlah personelnya juga akan ditambah,” jelas Wikha.
Menurutnya, peningkatan tipologi diharapkan tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga diikuti penambahan jumlah personel untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.
Wikha berharap aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor terkait peningkatan kualitas pelayanan kepolisian dapat segera terwujud melalui penguatan organisasi dan sumber daya manusia di Polres Bogor.
Dengan peningkatan tipologi dan dukungan personel yang memadai, pelayanan kepolisian diharapkan dapat menjawab tantangan keamanan di Kabupaten Bogor, termasuk pengamanan objek vital dan pemeliharaan kamtibmas di wilayah yang memiliki cakupan penduduk luas.
Editor : Linna Susanti

