Banggai Laut, Denting.id — Kebakaran melanda sekitar 10 hektare kebun warga di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Api yang bermula dari pembakaran sisa serbuk kayu itu membakar area perkebunan yang ditanami kelapa, cengkih, dan jambu.
Hingga Selasa (20/10/2026) malam, api dilaporkan belum sepenuhnya padam. Proses pemadaman menghadapi kendala berupa medan ekstrem dan lokasi kebakaran yang sulit dijangkau.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan kebakaran pertama kali dilaporkan pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 10.56 Wita.
Menurut Asbudianto, kebakaran bermula ketika seorang anak pemilik kebun membakar tumpukan sisa serbuk kayu untuk membersihkan area perkebunan.
“Pembakaran tersebut awalnya dimaksudkan untuk membersihkan area kebun. Namun, api kemudian membesar dan merambat ke material mudah terbakar di sekitarnya,” kata Asbudianto, Selasa (20/10/2026).
Pemadaman Terkendala Akses Lokasi
Setelah api membesar, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual. Warga juga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait agar penanganan dapat segera dilakukan.
BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banggai Laut untuk menangani kebakaran tersebut.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD setempat turut melakukan penanganan dan memantau perkembangan situasi di lokasi kejadian.
Namun, kondisi medan yang ekstrem dan sulitnya akses menuju titik kebakaran menjadi kendala dalam proses pemadaman. Upaya pemadaman dijadwalkan kembali dilanjutkan pada pagi hari berikutnya.
“Upaya pemadaman akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Asbudianto.
Kebun Kelapa dan Cengkih Terdampak
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun menyebabkan warga mengungsi. Meski demikian, peristiwa itu berpotensi menimbulkan kerugian bagi pemilik kebun karena tanaman kelapa, cengkih, dan jambu di area terdampak ikut terancam.
Untuk mendukung penanganan di lapangan, BPBD membutuhkan tambahan peralatan berupa tangki semprot dan sarung tangan. Peralatan tersebut diperlukan untuk membantu petugas dalam melanjutkan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau.
Hingga laporan tersebut disampaikan, api belum sepenuhnya padam dan penanganan masih diperlukan untuk mengendalikan kebakaran di kawasan perkebunan warga Banggai Laut.

