Balkot Ramadan Festival 2026 Dorong UMKM dan Permudah Akses Layanan Publik

Bogor,Denting.id — Pemerintah Kota Bogor menggelar Balkot Ramadan Festival 2026 yang menghadirkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus berbagai layanan publik bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu digelar di Halaman Perpustakaan Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kamis (12/3/2026).

Sebanyak 63 tenant UMKM turut meramaikan festival tersebut dengan menawarkan beragam produk, mulai dari kerajinan tangan, jajanan tradisional, makanan ringan untuk takjil, makanan berat, hingga paket sembako murah dan sayur-mayur.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan Balkot Ramadan Festival merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Bogor untuk memberikan ruang bagi pelaku UMKM memasarkan produknya di kawasan Balai Kota.

Usai membuka acara, Dedie juga menyempatkan diri mengunjungi setiap tenant dan membeli sejumlah produk makanan yang dijajakan oleh para pelaku UMKM.

“Alhamdulillah ini tradisi yang pemerintah daerah Kota Bogor lakukan setiap tahun meliputi memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berjualan di sekitaran balaikota,” ujar Dedie.

Selain bazar UMKM, festival tersebut juga menyediakan berbagai layanan publik agar masyarakat dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi dalam satu lokasi.

Beberapa layanan yang tersedia di antaranya penukaran uang baru yang difasilitasi oleh Bank BJB, perpanjangan SIM, pembuatan dan pembaruan KTP serta KIA, pembayaran zakat, pajak, tagihan air PDAM, hingga perpanjangan paspor dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Menurut Dedie, konsep tersebut dihadirkan agar masyarakat tidak hanya dapat berbelanja kebutuhan menjelang Idulfitri, tetapi juga menyelesaikan berbagai urusan pelayanan publik sekaligus.

“Ada pelayanan seperti pelayanan pajak, imigrasi, SIM, PBB, BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan. Jadi ini kesempatan bagi masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan layanan, tapi di satu sisi yang lain karena kita sudah menghadapi Idulfitri silakan belanja kebutuhan,” katanya.

Ia menambahkan salah satu layanan yang paling diminati masyarakat adalah penukaran uang baru. Banyak warga yang bahkan sudah mengantre sejak dini hari untuk mendapatkan uang pecahan baru sebagai kebutuhan menjelang Lebaran.

“Banyak masyarakat antre dari jam 2 pagi. Jadi saya minta ke BJB untuk melaksanakan layanan karena masyarakat sudah antre dari pagi. Ini kan kebutuhan, kalau kebutuhannya banyak tentu harus dilayani,” ujarnya.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai