Bandung, Denting.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, menegaskan pentingnya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) di tingkat daerah sebagai motor penggerak operasional dalam mendukung pelaksanaan program nasional. Menurutnya, keberadaan Satgas akan menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan, termasuk saat masa libur sekolah.
Iwan menilai, pembentukan badan pengawas khusus di daerah merupakan langkah nyata yang dibutuhkan agar program MBG yang menyasar jutaan anak dapat berjalan secara efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Mengelola makanan segar siap saji untuk puluhan ribu anak di tiap wilayah itu urusan rumit, apalagi meng-cover seluruh Jawa Barat yang mengasuh lebih dari 10 juta siswa. Jika tidak ada Satgas khusus di daerah yang fokus mengomandoi rantai pasok dan pengawasan mutu, wacana nasional yang luar biasa berisiko menemui kendala di tingkat birokrasi lapangan,” ujar legislator asal Kota Bogor tersebut.
Ia mengatakan, urgensi pembentukan Satgas semakin relevan menyusul munculnya wacana dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai standardisasi kantin sekolah yang akan dialihfungsikan sebagai pusat penyediaan pangan sehat dan higienis.
Menurut Iwan, apabila Satgas MBG segera dibentuk, maka badan tersebut dapat bersinergi dengan kebijakan BGN untuk memastikan kantin sekolah tetap produktif menyediakan makanan bergizi bagi siswa, termasuk saat masa libur akademik ketika kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung.
“Tantangan stunting dan malnutrisi secara nasional itu tidak mengenal kalender akademik. Anak-anak kita tetap membutuhkan asupan nutrisi setiap hari, tidak peduli apakah itu masa sekolah atau masa libur panjang,” tegas pimpinan DPRD Jawa Barat tersebut.
Lebih lanjut, Iwan menambahkan bahwa keberadaan Satgas juga akan mempermudah koordinasi dalam mempersiapkan pembinaan, pelatihan, hingga sertifikasi bagi pelaku UMKM dan pengelola kantin sekolah di berbagai daerah, termasuk di Kota Bogor. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh penyedia makanan mampu memenuhi standar mutu nasional yang ditetapkan pemerintah.
Dengan kesiapan sejak awal, lanjutnya, pemerintah daerah tidak akan mengalami kendala saat Program MBG diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia.
Baca juga: Iwan Suryawan: Sekolah Swasta Bukan Pilihan Kelas Dua, Perlu Dukungan Subsidi Pemprov Jabar
Iwan berharap pembentukan Satgas MBG dapat segera dirancang bersama di tingkat regional. Menurutnya, persiapan yang matang akan meminimalkan hambatan pelaksanaan di lapangan sekaligus menjadikan Jawa Barat sebagai daerah percontohan (blueprint) nasional dalam mewujudkan sistem ketahanan gizi yang efektif dan berkelanjutan.

