Serangan Tawon Vespa di Bojonggede Bogor, Bocah 6 Tahun Tewas

 

BOGOR, Denting.id – Serangan tawon vespa di Kampung Kelapa Dua, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menewaskan seorang anak berusia 6 tahun. Selain korban meninggal dunia, tiga orang lainnya juga mengalami sengatan dalam insiden yang terjadi pada Kamis (15/10/2026).

Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, mengatakan total terdapat empat korban dalam peristiwa tersebut. Tiga di antaranya merupakan anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian.

“Saat kejadian tersebut berlangsung, anak-anak sedang bermain di lokasi,” kata Tenny dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).

Menurut Tenny, sarang tawon vespa berada di pohon pucuk kuning di pekarangan rumah warga yang tidak berpenghuni. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dengan membawa para korban ke RS Citama. Mereka kemudian dirujuk ke RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong, untuk mendapatkan penanganan medis.

Tenny mengungkapkan, salah satu korban bernama Yumna, berusia 6 tahun, meninggal dunia setelah menjalani penanganan medis di RSUD Bakti Pajajaran.

“Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat empat orang korban, dengan rincian, Yumna, usia 6 tahun, meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong,” ujarnya.

Sementara itu, korban lainnya bernama Kaila (8) masih menjalani perawatan dan dilaporkan dalam kondisi membaik. Korban anak lainnya, Kiles (6), serta seorang laki-laki dewasa dilaporkan telah pulih.

Sarang Tawon Dievakuasi Damkar

Setelah kejadian tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor mendatangi lokasi untuk mengevakuasi sarang tawon. Proses evakuasi dilakukan pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor melalui Puskesmas Bojonggede juga melakukan kunjungan ke rumah keluarga korban pada Jumat (16/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Pemerintah Desa Bojonggede dan pengurus lingkungan setempat.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, terutama karena sebagian korban merupakan anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi ketika serangan tawon terjadi.

Editor : Linna susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai