Jakarta, Denting.id – Sejumlah pejabat ekonomi Kabinet Merah Putih mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026). Kedatangan mereka berlangsung di tengah sorotan terhadap pelemahan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan perkembangan isu Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terpantau tiba di Istana sekitar pukul 16.15 WIB. Saat ditanya mengenai isu MSCI, Airlangga mengatakan persoalan tersebut sebelumnya telah dibahas di bursa.
“MSCI kan kemarin sudah dibahas di apa, di Bursa,” ujar Airlangga kepada awak media.
Ia menambahkan, MSCI merupakan mitra bursa sehingga pembahasan mengenai persoalan tersebut berkaitan dengan pihak BEI.
“Iya, silakan aja. Karena itu kan memang MSCI mitranya kan dengan Bursa,” katanya.
Airlangga juga menanggapi pelemahan pasar saham yang terjadi pada perdagangan hari ini. Menurutnya, pergerakan pasar dapat dipengaruhi oleh sentimen negatif yang berkembang.
“Ya biasa kalau ada sentimen negatif kan biasa turun. Tetapi dengan ada regulasi baru auto rejection 7% kan relatif terjaga dan penutupan tadi 5.000 lebih sedikit,” ujarnya.
Saat disinggung mengenai indeks saham yang sempat bergerak di bawah level 5.000, Airlangga menilai fluktuasi pasar merupakan hal yang dapat terjadi, bergantung pada isu dan sentimen yang berkembang.
“Ya, enggak, itu namanya ya naik turun. Tergantung pada isu sentimen,” katanya.
Selain Airlangga, sejumlah pejabat ekonomi lainnya juga terlihat mendatangi Istana Kepresidenan. Mereka di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Investasi sekaligus Transisi Energi Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Turut hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Brian Yuliarto serta CEO Danantara Rosan Roeslani. Selain itu, tampak Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica, dan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.
Saat ditanya mengenai agenda pertemuan, Bahlil menyebut rapat tersebut kemungkinan membahas persoalan ekonomi, termasuk hilirisasi.
Baca juga: Asap Karhutla dari Kalimantan Terdeteksi di Jakarta, Rano Karno Minta Warga Tak Panik
“Kelihatannya rapat tentang ekonomi, di dalamnya ada hilirisasi ya,” ujar Bahlil.
Meski sejumlah pejabat ekonomi hadir secara bersamaan, agenda resmi rapat tersebut belum dijelaskan secara terperinci. Kedatangan mereka berlangsung ketika pergerakan pasar saham dan isu MSCI menjadi perhatian pelaku pasar.
Editor: Linna Susanti

