Kronologi Ibu Hamil Tua di Sukabumi Dibacok Suami, Tetangga Rebut Golok Pelaku

 

SUKABUMI, Denting.id – Seorang perempuan berinisial NK (30) yang tengah hamil tua diduga menjadi korban penganiayaan oleh suaminya sendiri, N (42), di Kampung Bojongsempor, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam jenis golok.

Peristiwa tersebut terungkap setelah seorang tetangga bernama Sudirman (61) mendengar teriakan minta tolong dari rumah korban pada Minggu (18/10/2026). Ia kemudian bergegas mendatangi rumah tersebut untuk memastikan apa yang terjadi.

Namun, saat tiba di lokasi, pintu rumah masih terkunci dari dalam. Teriakan korban terdengar semakin keras sehingga Sudirman berniat membuka paksa jendela untuk masuk ke dalam rumah.

Korban Keluar Bersimbah Darah

Sebelum Sudirman sempat membuka jendela, pintu rumah tiba-tiba terbuka. NK keluar dalam kondisi bersimbah darah dengan luka di bagian kening dan sejumlah bagian tubuh lainnya.

Tak lama kemudian, N menyusul keluar sambil membawa golok. Melihat situasi tersebut, Sudirman berinisiatif merebut senjata tajam dari tangan terduga pelaku.

“Waktu itu saya lagi duduk biasa di depan rumah, tiba-tiba ada suara tolong-tolong. Saya kaget dan langsung menghampiri rumahnya. Suara minta tolongnya makin keras,” ujar Sudirman.

Ia mengaku sempat berhadapan langsung dengan N sebelum akhirnya berhasil melepaskan golok dari tangan pria tersebut.

“Korban keluar dalam kondisi berdarah-darah, dari kening sampai bagian tubuh lainnya. Baru jalan sekitar enam langkah, suaminya keluar menyusul sambil membawa golok,” ungkapnya.

Sudirman mengatakan dirinya menggunakan kedua tangan untuk merebut senjata tajam tersebut. Setelah golok berhasil dilepaskan, N disebut hanya terdiam.

“Saya ada inisiatif untuk melepaskan golok dari tangannya. Saya pukul menggunakan kedua tangan saya. Kalau cuma satu tangan pasti tidak bakal lepas. Setelah goloknya lepas, suaminya cuma diam saja,” tuturnya.

Warga kemudian membantu korban dan membawanya untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, termasuk korban, terduga pelaku, tokoh masyarakat, serta pemerintah desa setempat.

“Pihak korban saat ini sudah kembali ke rumahnya dan sudah bisa dimintai keterangan. Terkait hal-hal lain dalam proses penyidikan, kami sedang melakukan pendalaman lebih lanjut,” kata Dudi.

Kondisi Korban Berangsur Membaik

Setelah mendapatkan perawatan medis, kondisi NK dilaporkan berangsur membaik. Korban mengalami luka di bagian leher, kening, wajah, dan sejumlah bagian tubuh lainnya.

Korban juga dilaporkan telah diperbolehkan pulang sehingga dapat dimintai keterangan oleh penyidik.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang menimpa NK. Kasus tersebut menjadi perhatian karena korban tengah hamil tua saat dugaan penganiayaan terjadi.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai