Sarwendah Sentil Penilaian Publik soal Konfliknya dengan Ruben Onsu

 

JAKARTA, Denting.id – Sarwendah menyoroti penilaian publik terhadap dirinya di tengah polemik dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

Mantan personel Cherrybelle itu menegaskan bahwa dirinya juga manusia biasa yang memiliki emosi dan batas kesabaran. Menurutnya, perempuan tidak seharusnya selalu dituntut untuk diam dan mengalah agar mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Sarwendah mengungkapkan, perempuan juga berhak menunjukkan ketidaksetujuan dan membela diri ketika merasa dirugikan. Namun, sikap tersebut kerap berisiko memunculkan penilaian negatif dari publik.

“Saya sering berpikir apakah seorang perempuan hanya akan dipercaya jika ia selalu tenang, gak pernah marah, gak pernah membalas, selalu diinjak-injak, dan gak pernah memperlihatkan emosinya? Ketika ia melawan, menunjukkan dirinya tidak setuju, apakah sikap itu akan dipakai untuk memperkuat prasangka yang sudah ada?” ujar Sarwendah saat dihubungi, Kamis (22/10/2026).

Ibu tiga anak tersebut mengakui dirinya tidak selalu bisa merespons setiap persoalan dengan sempurna. Meski demikian, ia berharap hal itu tidak membuat pandangannya diabaikan atau menjadi alasan bagi masyarakat untuk langsung menghakiminya.

“Saya tidak meminta orang untuk langsung berpihak kepada saya. Saya hanya berharap orang bisa melihat persoalan ini secara utuh,” katanya.

Sarwendah juga menyoroti kecenderungan masyarakat memberikan label kepada pihak-pihak yang terlibat dalam konflik figur publik, seperti menentukan siapa yang dianggap sebagai korban dan siapa yang dinilai bersalah.

Padahal, menurutnya, persoalan rumah tangga, nafkah, hingga pengasuhan anak memiliki konteks yang tidak selalu dapat dipahami hanya dari potongan informasi di media sosial.

Selain menanggapi penilaian publik, Sarwendah turut menjelaskan alasannya meminta Ruben menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bertemu dengan kedua anak mereka, Thalia dan Thania.

Ia menekankan pentingnya menjaga kepentingan anak-anak di tengah persoalan yang melibatkan kedua orang tua. Menurutnya, dinamika konflik keluarga seharusnya tidak membuat kebutuhan dan kepentingan anak terabaikan.

Pernyataan Sarwendah kembali menjadi sorotan di tengah polemik setelah perceraiannya dengan Ruben Onsu, terutama terkait pengasuhan anak dan penilaian masyarakat terhadap sikap masing-masing pihak.

Editor : Linna Susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai