Denting.id – Pernyataan Kylian Mbappé usai laga Real Madrid kontra Real Oviedo memicu kontroversi besar di Spanyol. Penyerang asal Prancis itu mengaku kini hanya menjadi pilihan keempat di lini depan Los Blancos.
Komentar tersebut muncul setelah Mbappe memulai pertandingan dari bangku cadangan dalam kemenangan 2-0 Madrid. Meski mengaku berada dalam kondisi fit, ia merasa tidak lagi menjadi prioritas utama pelatih Álvaro Arbeloa.
Situasi itu memperpanjang ketegangan yang disebut sudah berkembang dalam beberapa pekan terakhir di Santiago Bernabeu. Hubungan Mbappe dengan ruang ganti serta sebagian pendukung Madrid juga dikabarkan mulai memburuk.
Secara statistik, performa Mbappe sebenarnya masih cukup impresif musim ini. Ia tetap bersaing dalam perebutan gelar top skor La Liga untuk musim kedua berturut-turut.
Namun, kontribusi gol tersebut belum mampu menghadirkan trofi besar bagi Real Madrid. Selain itu, chemistry Mbappe dengan para pemain depan lain disebut belum benar-benar menyatu sepanjang musim.
Ketegangan semakin terasa setelah muncul laporan mengenai perselisihan di tempat latihan dan perjalanan kontroversial Mbappe ke Italia bersama Ester Expósito. Dalam laga melawan Oviedo, sebagian suporter bahkan memberikan siulan saat dirinya masuk sebagai pemain pengganti.
Sebelumnya, Paris Saint-Germain sempat berusaha keras mempertahankan Mbappe sebelum sang pemain hengkang ke Madrid. Klub asal Prancis itu bahkan pernah menawarkan kontrak bernilai fantastis demi menjaga sang bintang tetap bertahan di Paris.
Meski demikian, perpisahan kedua pihak berlangsung kurang harmonis. PSG kini justru tampil lebih stabil dan kembali mencapai final Liga Champions setelah era Mbappe berakhir.
Di tengah situasi tersebut, sejumlah klub elite Eropa mulai dikaitkan dengan Mbappe. Liverpool menjadi salah satu klub yang paling lama disebut meminati sang penyerang sejak masih memperkuat PSG.
Kepergian Mohamed Salah membuat Liverpool membutuhkan sosok baru di lini serang. Cedera Achilles yang dialami Hugo Ekitiké juga menambah urgensi pencarian striker elite.
Selain Liverpool, Manchester City dinilai sebagai klub yang mampu memenuhi tuntutan gaji Mbappe. Namun, City kemungkinan harus memecahkan rekor transfer klub untuk mewujudkan transfer tersebut.
Saat ini, rekor transfer Manchester City masih dipegang Jack Grealish yang didatangkan dengan nilai sekitar 100 juta poundsterling pada 2021. Nilai transfer Mbappe diyakini bakal melampaui angka tersebut.
Chelsea juga masuk dalam daftar kandidat jika benar menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Mbappe diketahui memiliki hubungan cukup baik dengan Alonso selama berada di Madrid.
Faktor kehidupan di London disebut menjadi daya tarik tambahan bagi pemain berusia 27 tahun itu. Namun, absennya Chelsea dari Liga Champions dapat menjadi hambatan besar dalam negosiasi.
Sementara itu, Arsenal dinilai memiliki proyek menarik di bawah asuhan Mikel Arteta. The Gunners disebut membutuhkan peningkatan kualitas di lini depan untuk menjaga konsistensi dalam perebutan gelar.
Kehadiran Mbappe diyakini dapat memberikan dimensi baru bagi serangan Arsenal. Meski demikian, biaya transfer dan gaji sang pemain tetap menjadi tantangan besar bagi klub London Utara tersebut.
Di luar Eropa, Saudi Pro League masih terus memantau perkembangan situasi Mbappe. Kompetisi tersebut tengah aktif mencari ikon baru demi meningkatkan popularitas liga.
Sebelumnya, klub-klub Arab Saudi juga sempat mencoba merekrut Vinícius Júnior dengan tawaran fantastis. Jika benar meninggalkan Real Madrid, Mbappe diyakini akan menerima proposal bernilai astronomis.
Baca juga: Real Madrid Bidik Mourinho Kembali, Florentino Perez Beri Lampu Hijau
Meski begitu, peluang pindah ke Arab Saudi tampaknya belum menjadi prioritas utama bagi Mbappe. Ia masih berada di usia emas dan belum berhasil meraih trofi Liga Champions maupun penghargaan Ballon d’Or.

