Serangan Rusia di Kharkiv Tewaskan Empat Orang, Puluhan Bangunan dan Kendaraan Rusak

Jakarta, Denting.id – Serangan Rusia di wilayah Kharkiv, Ukraina timur laut, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 10 lainnya pada Selasa (9/6/2026) pagi waktu setempat.

Gubernur Wilayah Kharkiv, Oleg Synegubov, mengatakan serangan tersebut menghantam Kota Chuguiv dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas sipil.

“Musuh telah menyerang kota Chuguiv,” tulis Synegubov melalui akun Telegramnya, seperti dikutip dari Arab News, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, empat orang tewas dalam serangan itu, termasuk seorang perempuan berusia 22 tahun. Serangan tersebut juga memicu kebakaran dan merusak sedikitnya 18 kendaraan.

Selain kendaraan, sejumlah bangunan permukiman bertingkat mengalami kerusakan akibat pecahan kaca dan gelombang ledakan yang ditimbulkan dari serangan tersebut.

Secara terpisah, Wali Kota Kharkiv Igor Terekhov melaporkan sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka akibat serangan yang terjadi di wilayah tersebut.

Serangan terbaru ini menambah panjang daftar korban sipil dalam perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022.

Dalam beberapa bulan terakhir, intensitas serangan Rusia ke berbagai wilayah Ukraina dilaporkan meningkat. Di sisi lain, Ukraina juga memperluas serangan drone ke wilayah Rusia yang diklaim terutama menyasar fasilitas militer serta infrastruktur energi.

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada April lalu, sedikitnya 15.850 warga sipil telah tewas di wilayah Ukraina sejak perang dimulai. Sementara itu, lebih dari 2.800 warga sipil meninggal di wilayah yang berada di bawah kendali Rusia.

Baca juga: Militer Israel Tahan Tiga Kepala Sekolah di Bethlehem, Pendidikan Palestina Kembali Jadi Sasaran

Adapun jumlah korban luka di wilayah Ukraina maupun daerah pendudukan Rusia telah melampaui 44.800 orang, menjadikan konflik tersebut sebagai salah satu perang paling mematikan di Eropa dalam beberapa dekade terakhir.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai