Bogor, Denting.id – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Bogor kembali memicu insiden dahan pohon patah di kawasan perkantoran Kecamatan Tanah Sareal. Sebuah dahan pohon rambutan dilaporkan runtuh dan menimpa area halaman belakang kantor PT UDC akibat kondisi kayu yang sudah lapuk pada Senin (22/6/2026).
Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor merinci, peristiwa tersebut tepatnya berlokasi di Jalan A. Yani No. 68, RT 002/RW 003, Kelurahan Tanah Sareal. Dahan pohon yang patah dan sempat menutup area pekarangan belakang perusahaan itu memiliki spesifikasi panjang mencapai 10 meter dengan diameter 20 centimeter.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan bahwa penanganan tersebut berawal dari aduan cepat masyarakat di media sosial pada pukul 10.00 WIB.
”Laporan masuk dari warga via media sosial terkait dahan patah di area perkantoran. Berdasarkan pengecekan tim di lapangan, dahan pohon rambutan sepanjang 10 meter ini patah murni dikarenakan kondisi kayunya yang memang sudah lapuk,” kata Dimas Tiko Prahadisasongko saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).
Merespons aduan tersebut, sembilan personel tim Reaksi Cepat (TRC-PB) BPBD Kota Bogor langsung diterjunkan ke lokasi guna melakukan pemotongan material dahan menggunakan gergaji mesin. Penanganan taktis ini dilakukan melalui koordinasi melekat bersama pihak Kelurahan Tanah Sareal serta pengurus RT/RW setempat.
Seluruh material dahan yang sempat menyumbat pekarangan belakang kantor PT UDC berhasil dievakuasi secara total dalam waktu kurang dari tiga jam, yakni selesai pada pukul 12.30 WIB.
”Alhamdulillah, sinergi anggota di lapangan bersama pihak kelurahan dan pengurus RT/RW berjalan cepat. Proses evakuasi dahan patah sudah selesai total siang tadi, serta dipastikan nihil korban jiwa maupun kebutuhan mendesak di lokasi kejadian,” pungkas Dimas

