Bogor, Denting.id– Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan enam unit kendaraan terjadi di Jalan Dadali, kawasan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu (04/07/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.
Insiden di dekat pelintasan rel kereta api ini dipicu oleh sebuah mobil Honda Brio berwarna merah yang diduga gagal melakukan pengereman hingga menghantam antrean kendaraan yang tengah terjebak macet.
Berdasarkan keterangan Unit Laka Lantas Polresta Bogor Kota, kecelakaan bermula saat arus lalu lintas sedang padat lantaran palang pintu perlintasan kereta api ditutup.
Mobil Brio merah yang melaju dari arah DPRD Kota Bogor tersebut diduga kuat kehilangan kendali sebelum akhirnya menyeruduk barisan kendaraan di depannya.
”Untuk kronologinya kita masih dalam penyelidikan, namun untuk dugaannya kita mengarah kepada pengemudinya.
Untuk informasi awal, posisi kendaraan yang terlibat ini sebenarnya sedang mengantre, dan memang kendaraan Brio ini mungkin kehilangan kendali,” ujar Anggota Polresta Bogor Kota, Bripda Aksa di lokasi kejadian.
Terkait dampak insiden, terdapat perbedaan mencolok antara temuan awal kepolisian dengan fakta medis korban di lapangan. Pihak kepolisian sempat mengonfirmasi bahwa kecelakaan beruntun tersebut tidak memakan korban.
”Untuk korban jiwa, korban luka nihil. Alhamdulillah jalur sudah normal kembali,” tegas Bripda Aksa.
Namun, pengakuan berbeda datang dari Iqbal (23), pengendara motor Honda Vario yang turut menjadi korban. Ia menyatakan bahwa sang ibu yang saat itu sedang diboncengnya harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Pasutri karena mengalami cedera pinggang, sementara dirinya sendiri menderita sakit di bagian tangan.
”Ibu sekarang lagi dibawa ke Pasutri, lagi di IGD. Kondisi terakhirnya pinggangnya sakit, cuma jalannya juga susah,” ungkap Iqbal.
Pihak Polresta Bogor Kota memastikan proses evakuasi seluruh kendaraan yang terlibat telah rampung dilakukan pada pukul 18.20 WIB. Berkat kerja sama berbagai pihak di lapangan, jalur perlintasan Kebon Pedes yang sempat lumpuh kini telah dapat dilalui kendaraan secara normal.

