Golkar Minta Kader Muda Adaptif Hadapi Tantangan Zaman

Jakarta, Denting.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mendorong seluruh kader muda partai berlambang pohon beringin itu agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Langkah ini penting guna menjaga relevansi partai di tengah dinamika masyarakat yang kian berkembang pesat.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, menilai cara-cara lama tidak selalu efektif menjawab tantangan baru. Ia menegaskan kemampuan menyesuaikan diri menjadi kunci utama keberhasilan organisasi di era sekarang.

“Apa yang kita lakukan kemarin belum tentu cocok dengan apa yang kita hadapi hari ini. Kemampuan beradaptasi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman adalah kunci agar kita tetap relevan,” kata Sarmuji di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) dini hari.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai pembukaan Diklat Kader Muda Nasional PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Gelombang III Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung beriringan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) AMPG.

Menurut Sarmuji, diklat tidak sekadar membekali peserta dengan wawasan politik. Partai ingin membentuk karakter kader yang mampu membedah serta menyelesaikan persoalan konkret yang kini tengah dihadapi masyarakat luas.

“Diklat ini sangat vital karena menyiapkan anak-anak muda berkarakter, memiliki wawasan baik, mengerti persoalan, dan bisa menyelesaikannya,” tegas Sarmuji dalam forum tersebut.

Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus, menambahkan bahwa forum ini menjadi momentum krusial menyatukan arah gerak organisasi setelah seluruh DPD Partai Golkar provinsi menyelesaikan musyawarah daerah.

Baca juga: KPK Buka Peluang Ambil Alih Kasus Batu Bara Mantan Jampidsus

Rapimnas dan diklat ini merupakan arahan langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama Sarmuji. Tujuannya agar AMPG memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendongkrak kualitas setiap kader di seluruh Indonesia.

“Kami melaksanakan diklat selama tiga hari, mulai besok sampai hari Minggu. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kaderisasi AMPG di seluruh pelosok Tanah Air,” kata Said kepada awak media.

Peserta diklat kali ini terdiri dari para Ketua AMPG tingkat provinsi yang baru terpilih. Panitia memfokuskan agenda untuk menyelaraskan visi-misi agar seluruh pengurus memiliki arah gerak yang seragam.

“Kami ingin seluruh Ketua AMPG baru berjalan selaras dalam menggerakkan roda organisasi hingga ke tingkat desa. Ini langkah konkret memperkuat Partai Golkar ke depan,” tambah Said.

Selain aspek pendidikan politik, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi nyata gerakan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup.

AMPG menargetkan penanaman 444.444 pohon secara nasional. Di Jakarta, mereka mengawali aksi lewat penanaman simbolis sebanyak 444 pohon beringin yang melibatkan seluruh peserta diklat dengan antusias.

Said menjelaskan pemilihan angka tersebut sebagai simbol identitas Partai Golkar yang memegang nomor urut empat. Ia berharap seluruh kader di daerah mengikuti gerakan ini sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dan alam.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai