Gagal Berdamai, Dua Kelompok di Sukabumi Malah Saling Bacok

 

SUKABUMI, Denting.id — Dua kelompok yang diduga merupakan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat bentrokan di Jalan Sukabumi-Cianjur, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Bentrokan tersebut terjadi setelah kedua kelompok bertemu untuk menyelesaikan perselisihan, tetapi tidak menemukan titik temu.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB itu terekam dalam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat kedua kelompok saling menyerang menggunakan senjata tajam.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli membenarkan adanya bentrokan tersebut. Menurutnya, kedua kelompok sebelumnya telah sepakat bertemu untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

“Para pelaku dan korban berjanjian akan menyelesaikan masalah, akan tetapi tidak ada titik temu akhirnya adu mulut dan terjadi aksi saling bacok,” kata Ade Ruli dalam keterangan tertulis.

Ade menjelaskan, perselisihan bermula dari pria berinisial HM (28), warga Cianjur, dan DN (28), warga Sukaraja, Sukabumi. Keduanya hendak menyelesaikan persoalan yang terjadi pada Sabtu (19/9/2026).

DN kemudian datang bersama sejumlah rekannya, yakni R, RA, NS, dan AA. Sementara HM datang bersama T dan A untuk mendampinginya dalam pertemuan tersebut.

Kedua kelompok selanjutnya bertemu untuk membicarakan persoalan yang terjadi. Namun, pembicaraan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan hingga terjadi cekcok.

“Dari perundingan tersebut tidak ada titik temu, dan akhirnya terjadi cekcok mulut yang kemudian HM dibacok oleh DN setelah itu dibalas oleh H dan kawan-kawannya,” ujar Ade.

Akibat bentrokan tersebut, korban atau pelapor mengalami sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuh.

Polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah terduga pelaku yang terlibat dalam bentrokan. Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

“Sudah diamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis golok tanpa gagang, satu buah balok kayu, dan dua buah sarung golok,” kata Ade.

Polres Sukabumi Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian serta mengidentifikasi para pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai