BOGOR, Denting.id — Dinamika internal PDI Perjuangan Kabupaten Bogor menghangat menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) yang menjadi agenda pergantian kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor.
Sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) mulai menyuarakan nama-nama yang dinilai memiliki pengalaman dan memahami karakter wilayah Kabupaten Bogor. Dua nama yang mencuat saat itu adalah Mu’ad Khalim dan Slamet Mulyadi.
Ketua PAC PDI Perjuangan Cibinong, Yudhizar Lomban Wulur, menyebut sebagian PAC menginginkan adanya perubahan dalam struktur kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor.
Menurut Yudhizar, figur yang memimpin DPC perlu memiliki pengalaman dalam struktur partai, memiliki kearifan lokal, serta memahami kondisi masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kami sebagian PAC PDI Perjuangan menyuarakan perubahan di struktur DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor,” kata Yudhizar kepada wartawan, Senin (29/9/2025).
Yudhizar kemudian menyebut Mu’ad Khalim dan Slamet Mulyadi sebagai dua nama yang disodorkan untuk dipertimbangkan dalam bursa Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor.
Keduanya saat itu merupakan anggota DPRD Kabupaten Bogor. Mu’ad Khalim tercatat sebagai anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) 2, sedangkan Slamet Mulyadi merupakan anggota DPRD dari dapil 3.
Ketua PAC PDI Perjuangan Ciawi, Yudi Haerudin, juga menyebut pengalaman keduanya sebagai salah satu pertimbangan. Ia mengatakan Slamet Mulyadi telah tiga periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor, sementara Mu’ad Khalim telah dua periode menjadi anggota DPRD dan pernah menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor.
Selain pengalaman legislatif, aspirasi sejumlah PAC tersebut turut menyoroti pentingnya figur yang memahami kultur dan karakter masyarakat Kabupaten Bogor.
Meski demikian, kemunculan kedua nama tersebut merupakan bagian dari dinamika dan aspirasi internal menjelang Konfercab. Penetapan Ketua DPC tetap menjadi kewenangan dalam mekanisme organisasi PDI Perjuangan.
Konfercab dan Hasil Akhir
Konfercab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor kemudian digelar di Kinasih Resort, Kecamatan Caringin, pada 28 Desember 2025.
Dalam forum tersebut, Doni Maradona Hutabarat ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor periode 2025–2030.
Data pemutakhiran kepengurusan partai yang tercantum dalam portal KPU juga mencatat Doni Maradona Hutabarat sebagai ketua, Haryanto sebagai sekretaris, dan Mu’ad Khalim sebagai bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor. Keputusan kepengurusan tersebut bernomor 12.04/KPTS-DPC/DPP/II/2026 dan bertanggal 24 Februari 2026.
Dengan demikian, nama Mu’ad Khalim dan Slamet Mulyadi mencuat sebagai bagian dari dinamika pencalonan menjelang Konfercab pada September 2025, sementara hasil akhir konfercab menetapkan susunan kepengurusan yang berbeda.

