Hujan Belum Pulihkan Sumber Air, 400 KK di Sukabumi Masih Kekurangan Air Bersih

 

SUKABUMI, Denting.id — Hujan yang mulai turun dalam beberapa hari terakhir belum mampu memulihkan sumber air warga di Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sekitar 400 kepala keluarga (KK) di dua kampung masih mengalami kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikidang, Elan Jaelani, mengatakan hujan yang turun belum cukup untuk mengembalikan kondisi resapan air.

“Walaupun sudah mulai turun hujan, tetap saja masalah air, terutama air bersih, masih kekurangan. Karena resapannya belum ada,” kata Elan.

Kondisi tersebut membuat warga masih membutuhkan pasokan air bersih dari luar. Distribusi bantuan kembali dilakukan pada Minggu (4/10/2026), mulai pukul 09.20 hingga 14.30 WIB.

Bantuan menyasar dua wilayah. Di Kampung Pasir Gombong RT 01-04 RW 08, terdapat sekitar 250 KK yang membutuhkan pasokan air. Sementara di Kampung Cikajang RT 02 dan 05 RW 03, bantuan diperuntukkan bagi sekitar 150 KK.

Kebutuhan air bersih warga terbilang mendesak. Elan menyebut sebagian warga bahkan kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan dasar.

“Memang benar-benar membutuhkan, bahkan ada yang dua sampai tiga hari belum mandi katanya,” ujarnya.

Menurut Elan, sejumlah warga juga meminta agar air bantuan dapat langsung digunakan untuk kebutuhan mandi.

Sebanyak 10.000 liter air bersih disalurkan berdasarkan surat permohonan bantuan dari Pemerintah Desa Pangkalan. Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama BPBD Kabupaten Sukabumi, PMI Kabupaten Sukabumi, dan Badan Zakat Kabupaten Sukabumi.

Proses distribusi turut melibatkan Pemerintah Desa Pangkalan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, P2BK/BPBD, PMI Kabupaten Sukabumi, Rumah Zakat, serta Tagana.

Meski hujan sudah mulai turun, kondisi sumber air warga belum sepenuhnya kembali normal. Karena itu, pasokan air bersih masih diperlukan hingga resapan dan sumber air kembali mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa turunnya hujan belum serta-merta mengakhiri persoalan kekurangan air bersih yang dialami warga.

Editor : Linna Susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai