Pramono Pastikan LPDP Jakarta Berlanjut 2027, Perbaikan Sekolah Rusak Gunakan Dana KLB

JAKARTA, Denting.id — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program beasiswa LPDP Jakarta akan tetap dilanjutkan pada 2027. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas usulan DPRD DKI Jakarta yang meminta program tersebut ditunda dan anggarannya dialihkan untuk memperbaiki sekolah rusak.

Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tetap berkomitmen menjalankan program beasiswa tersebut. Sementara itu, kebutuhan anggaran untuk memperbaiki sejumlah sekolah rusak akan menggunakan sumber dana lain, salah satunya melalui Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

“Hal yang berkaitan dengan sekolah-sekolah rusak termasuk SD Negeri 9, 11 dan sebagainya, Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan sebagian mengambil dana dari KLB dan sekarang ini kan sudah saya putuskan untuk pembangunannya dimulai bulan depan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Menurut Pramono, penggunaan dana KLB menjadi salah satu langkah Pemprov DKI untuk mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan. Dengan demikian, perbaikan sekolah tidak harus mengorbankan program beasiswa yang telah direncanakan.

Pramono memastikan program LPDP Jakarta tetap masuk dalam agenda pemerintah daerah untuk 2027. Keputusan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Pemprov DKI memilih menjalankan program peningkatan akses pendidikan tinggi bersamaan dengan penanganan sarana dan prasarana sekolah.

Di sisi lain, perbaikan sejumlah sekolah rusak ditargetkan mulai dikerjakan pada September 2026. Pemprov DKI Jakarta akan menggunakan dana KLB untuk mendukung pembangunan dan perbaikan sekolah yang membutuhkan penanganan.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan perbaikan fasilitas pendidikan sekaligus menjaga keberlanjutan program beasiswa bagi warga Jakarta.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai