BOGOR, Denting.id – Gempa bumi bermagnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026) sore. Sebanyak 11 kampung di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang terdampak bencana tersebut, dengan total 17 rumah dilaporkan rusak dan 52 warga mengungsi.
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengatakan gempa terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Dampaknya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
“Gempa bumi yang terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 17.45 WIB mengakibatkan beberapa unit rumah warga mengalami kerusakan yang bervariasi, dan tersebar di beberapa titik lokasi perkampungan di wilayah tersebut,” kata Andi, Jumat (16/10/2026).
Andi menjelaskan, kampung yang terdampak tersebar di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, dan Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang.
Berdasarkan hasil kaji cepat sementara, kerusakan rumah meliputi bagian dinding yang retak hingga hancur, plafon, serta atap bangunan.
Di Kecamatan Pamijahan, salah satu wilayah terdampak berada di Kampung Muaradua, Desa Cibunian. Di lokasi tersebut, tiga rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dengan total 12 jiwa terdampak.
Sebanyak enam warga di Kampung Muaradua dilaporkan mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan akibat gempa.
“Berdasarkan hasil kaji cepat, di Kecamatan Pamijahan wilayah terdampak di antaranya di Kampung Muaradua: 3 rumah rusak sedang dan ringan, 12 jiwa terdampak. Kerusakan rumah dominan pada bagian tembok dinding yang mengalami retak hingga hancur, plafon, serta bagian atap,” ujar Andi.
BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap dampak gempa di wilayah terdampak. Data kerusakan dan jumlah warga yang terdampak masih mengacu pada hasil pendataan sementara.
Editor : Linna Susanti

