Keluarga Tolak Autopsi Pria yang Ditemukan Tewas di Kalimalang Bekasi

 

BEKASI, Denting.id – Keluarga Muhammad Ramadhan Ade S (34), pria yang ditemukan tewas di aliran Kalimalang, Kota Bekasi, menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Keluarga menerima kematian Ramadhan sebagai musibah. Setelah ditemukan pada Jumat (16/10/2026) siang, jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Kota Bekasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Seksi Humas Polsek Bekasi Selatan Aiptu Parlin Doloksaribu mengatakan, pemeriksaan terhadap jenazah hanya dilakukan melalui visum luar sesuai permintaan keluarga.

“Jadi, hanya dilakukan visum luar. Mereka sudah menerima kematian korban dengan ikhlas,” kata Parlin.

Ramadhan ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan wisata air depan Grand Metropolitan, Kecamatan Bekasi Selatan. Lokasi penemuan tidak jauh dari titik korban dilaporkan menceburkan diri ke sungai.

Sebelumnya, Ramadhan dilaporkan tenggelam pada Kamis (15/10/2026) sore. Berdasarkan keterangan sepupu korban, Ramadhan diduga merasa terancam sebelum berteriak, memanjat pagar pembatas, dan melompat ke aliran Kalimalang.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Wiratma Puspita mengatakan, tim SAR gabungan melakukan pencarian setelah menerima laporan tersebut. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat siang.

Editor : Linna Susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai