SUKABUMI, Denting.id – Kematian Rini Ali Soraya (35), ibu rumah tangga yang jasadnya ditemukan membusuk di perkebunan jati Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, menyisakan misteri. Keluarga menaruh kecurigaan setelah mengetahui sepeda motor matik yang dibawa korban sebelum menghilang hingga kini belum ditemukan.
Kerabat korban, Sutiman, menduga kematian Rini tidak sekadar berkaitan dengan aksi pembegalan biasa. Ia mencurigai adanya kemungkinan motif dendam atau tindak pidana yang telah direncanakan.
Rini diketahui meninggalkan rumah pada Jumat (9/10/2026) pagi untuk mengantar sewaan dengan mengendarai sepeda motor. Namun, sejak jasadnya ditemukan pada Selasa (13/10/2026), keberadaan kendaraan tersebut belum diketahui.
“Bawa motor, dan motornya sampai sekarang hilang. Kemungkinan motor matik, kalau masalah motornya saya kurang tahu persisnya jenis apa. Kecurigaan saya ada yang punya dendam atau terencana,” tutur Sutiman saat diwawancarai detikJabar, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Sutiman, hilangnya sepeda motor tersebut menjadi salah satu hal yang menimbulkan tanda tanya bagi keluarga. Ia mempertanyakan apakah peristiwa yang menimpa Rini merupakan pembegalan biasa atau terdapat motif lain di balik kematiannya.
Kecurigaan keluarga juga muncul karena Rini dikenal sebagai sosok pemberani dan terbiasa bepergian seorang diri. Selain itu, keluarga menduga ponsel milik korban sempat dikuasai orang lain sebelum akhirnya tidak dapat dihubungi.
Meski demikian, dugaan mengenai motif dendam maupun pembunuhan berencana tersebut masih sebatas kecurigaan keluarga. Penyebab pasti kematian Rini dan kaitannya dengan hilangnya sepeda motor korban perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.
Keluarga berharap kasus tersebut dapat diungkap secara tuntas, termasuk menemukan sepeda motor yang dibawa Rini sebelum menghilang serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kematiannya.
Editor : Linna Susanti
