DEPOK, Denting.id – Genangan air setinggi 20–40 sentimeter merendam Jalan Keadilan, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Kamis (22/10/2026) malam. Sejumlah pengendara motor dilaporkan mogok setelah nekat melintasi genangan tersebut.
Dalam video yang beredar di media sosial, air terlihat menggenangi badan jalan pada malam hari. Kondisi itu membuat sejumlah sepeda motor tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat mesin mati.
Genangan tersebut juga menjadi sorotan karena berdasarkan narasi dalam video, banjir terjadi meski tidak turun hujan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Rizwannur Rahim, mengatakan pihaknya telah mengecek lokasi untuk mengetahui penyebab genangan.
“Berdasarkan hasil tinjauan lapangan kami, luapan air tersebut disebabkan oleh dua faktor utama,” ujar Rizwannur saat dihubungi wartawan, Jumat (23/10/2026).
Sampah Menyumbat Gorong-gorong
Faktor pertama adalah penumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Sampah tersebut menghambat aliran air menuju gorong-gorong atau decker serta jembatan di sepanjang Jalan Keadilan.
“Sumbatan sampah terdapat penumpukan sampah yang menyumbat aliran air pada gorong-gorong (decker) dan jembatan di sepanjang trase Jalan Keadilan,” ungkapnya.
Selain sumbatan sampah, Dinas PUPR Depok juga menemukan dugaan pembukaan paksa pintu air Cabang Barat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Tindakan tersebut menyebabkan debit air yang masuk meningkat secara berlebihan dan tidak terkendali hingga akhirnya meluap ke jalan.
“Ditemukan adanya tindakan pembukaan paksa pintu air Cabang Barat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini mengakibatkan debit air yang masuk menjadi berlebih, tidak terkendali, dan akhirnya meluap,” jelas Rizwannur.
Satgas SDA Dikerahkan
Untuk menangani kejadian tersebut, Dinas PUPR Kota Depok telah mengerahkan Tim Satuan Tugas (Satgas) SDA ke lokasi.
Petugas melakukan pembersihan sampah yang menyumbat saluran agar aliran air kembali lancar. Selain itu, pintu air Cabang Barat telah ditutup kembali.
“Untuk penanganannya, Tim Satgas SDA sudah dikerahkan ke lokasi guna melakukan pembersihan sampah yang menyumbat agar aliran air kembali lancar, serta penutupan kembali pintu air Cabang Barat tersebut,” tutupnya.
Editor : Linna Susanti

