BPBD Kota Bogor Tangani 17 Kejadian Bencana Akibat Hujan Deras

 

Bogor, Denting.id 29 Januari 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor telah menangani setidaknya 17 kejadian bencana alam yang dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu hingga Kamis kemarin. Mayoritas kejadian berupa tanah longsor dan atap rumah yang ambruk akibat kondisi tanah labil serta bangunan yang sudah lapuk.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menyampaikan bahwa lokasi terdampak tersebar di Kecamatan Bogor Barat, Bogor Utara, Bogor Selatan, Tanah Sareal, dan Bogor Tengah, termasuk wilayah Kelurahan Balumbangjaya, Pasir Mulya, Loji, Cimahpar, Cipaku, Bondongan, Kebon Pedes, Cibuluh, Kedung Badak, Paledang, dan Kencana. Dampak bencana meliputi longsor dengan panjang 3 hingga 27 meter yang merusak Tembok Penahan Tanah (TPT), akses jalan warga yang terganggu oleh material longsoran, kerusakan pada beberapa rumah warga, serta atap rumah yang ambruk. Satu orang warga di Kelurahan Bondongan dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan TPT dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Melania Kota Bogor.

“BPBD Kota Bogor telah melakukan berbagai upaya penanganan, antara lain, melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, RT/RW, kepolisian, Tagana, dan unsur terkait lainnya, menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, serta melakukan pemasangan terpal di beberapa titik, melakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi rawan,” ungkap Dimas.

Kebutuhan mendesak di sejumlah lokasi meliputi terpal, hunian sementara, sembako, perbaikan TPT, serta pemasangan rambu peringatan bahaya. Pemerintah Kota Bogor melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan dengan intensitas tinggi, menghindari aktivitas di sekitar tebing, bantaran sungai, dan lereng rawan longsor, serta segera melaporkan potensi bencana kepada aparat wilayah atau BPBD jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kerusakan bangunan. Pemkot Bogor terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang diperlukan.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai