Pemilik Rakit Waduk Jangari Wajib Sediakan Tempat Sampah

Cianjur, denting.id — Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengharuskan pemilik rakit di perairan Waduk Jangari, Kecamatan Mande, menyediakan tempat sampah bagi para pemancing.

Kebijakan ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah penumpukan sampah di kawasan wisata waduk tersebut.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan pemerintah daerah juga akan menyediakan tempat sampah terapung di sejumlah titik perairan Waduk Jangari.

Langkah tersebut bertujuan agar tidak ada lagi sampah yang bertebaran secara sembarangan hingga merusak pemandangan area waduk.

Namun, Wahyu menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tetap menjadi tanggung jawab bersama.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat sekitar dan pemilik perahu aktif menggencarkan sosialisasi agar setiap wisatawan serta pemancing membuang sampah pada tempatnya.

“Tempat sampah terapung akan kami buat di sejumlah titik area waduk. Namun, yang terpenting adalah kesadaran diri untuk membuang sampah pada tempatnya serta menjaga lingkungan, mulai dari keluarga masing-masing,” kata Wahyu di Cianjur, Rabu, (24/6/2026).

Selain mengatasi sampah plastik, Pemkab Cianjur kini fokus menangani keberadaan eceng gondok yang menutupi sebagian besar perairan Waduk Jangari.

Pemerintah daerah berencana memanfaatkan tanaman air tersebut menjadi berbagai produk bernilai ekonomis serta pupuk organik.

Guna memberikan pelatihan dan pendampingan bagi warga dalam mengolah eceng gondok, pemerintah daerah akan menerjunkan para ahli.

Melalui program ini, masyarakat dapat mengolah tanaman tersebut menjadi pupuk tanaman, pakan hewan, hingga kerajinan tangan bernilai jual untuk wisatawan.

“Kami berharap penanganan sampah dan pemanfaatan eceng gondok di Waduk Jangari berjalan optimal melalui dukungan seluruh pihak, termasuk pemilik rakit, pemancing, dan masyarakat sekitar, demi menjaga kelestarian lingkungan perairan,” tuturnya.

Wahyu menambahkan, dalam aksi bersih-bersih bersama Polres Cianjur, tim gabungan berhasil mengangkat sekitar 100 ton sampah dari perairan Waduk Jangari.

Sebanyak 70 persen dari total sampah tersebut merupakan tanaman eceng gondok, sementara sisanya didominasi oleh sampah berbahan plastik.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai