TANGERANG,Denting,id — Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri bersama Satgaswil DKI Jakarta dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang memperkuat wawasan kebangsaan bagi para kader BKKBN tingkat desa se-Kota Tangerang.
Kegiatan tersebut dikemas melalui Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman kebangsaan di tengah masyarakat, khususnya melalui para kader yang memiliki peran penting dalam berinteraksi langsung dengan keluarga dan lingkungan sosial di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, para kader mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat ketahanan masyarakat dari berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu persatuan dan kerukunan.
Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri juga terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat dalam membangun lingkungan yang memiliki daya tangkal terhadap paham kekerasan dan intoleransi.
Kader BKKBN dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peran tersebut dapat menjadi salah satu kekuatan dalam menyampaikan nilai-nilai positif serta membangun komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Sinergi antara Densus 88, Satgaswil DKI Jakarta dan DP3AP2KB Kota Tangerang diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat berlanjut melalui penguatan edukasi di tingkat masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, para kader diharapkan mampu menjadi agen yang turut memperkuat persatuan, menjaga toleransi, serta membangun ketahanan sosial di lingkungan masing-masing.
Upaya penguatan wawasan kebangsaan juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, harmonis, dan memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Dengan kolaborasi lintas lembaga tersebut, diharapkan pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat semakin luas diterima hingga tingkat keluarga dan masyarakat.

