Bogor, Denting.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan manajemen Gojek untuk menyelenggarakan layanan medical check up gratis bagi para mitra pengemudi ojek online (ojol).
Mengambil tempat di kantor Gojek Jalan Baru Sholeh Iskandar, program yang menyasar 500 pengemudi ini memberikan pemeriksaan komprehensif, mulai dari cek fisik dasar hingga skrining kanker khusus bagi pengemudi perempuan.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang meninjau langsung pelaksanaan kegiatan pada Senin (24/8/2026), memberikan apresiasi atas langkah proaktif tersebut. Menurutnya, ritme kerja di lapangan yang tinggi kerap membuat para pahlawan jalanan ini tidak memiliki waktu luang untuk sekadar memeriksakan kondisi tubuh ke fasilitas kesehatan.
“Apresiasi kepada manajemen Gojek yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan juga Dinas Kesehatan Kota Bogor, memperhatikan para mitra, para driver Gojek yang saat ini mungkin tidak sempat melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis. Tujuannya supaya di tengah-tengah kesibukan, paling tidak mereka bisa tahu faktor risikonya apa,” ujar Dedie.
Dedie menambahkan, kegiatan ini berfungsi sebagai langkah deteksi dini. Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan potensi penyakit atau masalah kesehatan, para mitra diarahkan untuk segera menindaklanjutinya secara gratis di Puskesmas terdekat dengan memanfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan.
Kepala Dinkes Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, menjelaskan bahwa program yang merupakan proyek nasional ini dibagi ke dalam tiga tahap pelaksanaan guna menghindari penumpukan dan memastikan kualitas pemeriksaan.
Pada hari pertama, tim medis yang dikerahkan melibatkan 27 tenaga kesehatan dari Puskesmas Kedung Badak beserta jajaran relawan.
Pelaksanaan pemeriksaan dijadwalkan menyasar 200 peserta pada Senin (24/8) dan 200 peserta pada Kamis (27/8) dengan cakupan layanan meliputi cek mata, gigi, paru-paru, tekanan darah, hingga gula darah.
Sementara itu, 100 kuota pada pelaksanaan hari Jumat (28/8) dikhususkan bagi mitra pengemudi perempuan dengan tambahan fasilitas pemeriksaan khusus dan mendalam.
“Hari Jumat itu untuk mitra perempuan. Jadi waktunya perlu lebih panjang karena sampai screening kanker leher rahim, screening kanker payudara,” jelas Erna.
Mewakili pihak penyelenggara, PPGR Manager Gojek wilayah Jabodetabek, Mufizar, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat kerja sama serupa di berbagai kota besar hingga akhir tahun. Fokus utamanya adalah memastikan keselamatan dan kesehatan mitra saat mencari nafkah.
“Kami tetap berharap agar mitra-mitra kami tetap menjaga kesehatan dan keselamatannya ketika berkendara, agar tetap bisa pulang dengan selamat dan sehat ke rumah, kepada keluarga masing-masing,” pungkas Mufizar.

